alexametrics
24.1 C
Gorontalo
Saturday, May 21, 2022

Rumah Warga Pesisir Danau Limboto Tergenang Air

gorontalopost.co.id, TELAGA – Rumah warga di sepanjang pesisir danau Limboto tergenang air akibat luapan danau. Kondisi ini sesuai hasil pantauan jajaran Polsek telaga ketika melakukan pemantauan dampak banjir di wilayah Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo, kemarin.“Berdasarkan pantaun kami dilapangan, pemukiman warga yang berada di pesisir danau Limboto hampir seluruhnya tergenang banjir akibat dari luapan air danau Limboto.” Ungkap Kapolsek Telaga IPTU Belly Rizaldy Nata Indra, S.TrK melalui Waka Polsek Telaga IPDA Arman.

Selain itu, Waka Polsek juga menyampaikan bahwa dalam melakukan akti tas sehari-hari, warga yang terdampak bajir menggunakan perahu kecil sebagai alat transportasi. “Membutuhkan 3 sampai 4 bulan lamanya musim kemarau untuk menunggu air sampai kering diareal pemukiman warga,” ungkapnya.

Sehinggai itu usai pemantauan pihaknya menghimbau warga untuk tetap waspada dan bila perlu mengungsi ke tempat yang aman demi mengantisipasi luapan air danau yang lebih besar lagi.

”Mengingat saat ini wilayah Kabupaten Gorontalo intensitas curah hujan masih tinggi” imbau Waka Polsek yang didampingi Ka Pol Sub Sektor Tilango AIPTU Sukri Giola dan Kanit Binmas Polsek Telaga AIPTU Tony Ali, SH ketika mendatangi pemukiman warga Desa Tabumela Kecamatan Tilango yang berada di pesisir Danau Limboto.(tr-04)

gorontalopost.co.id, TELAGA – Rumah warga di sepanjang pesisir danau Limboto tergenang air akibat luapan danau. Kondisi ini sesuai hasil pantauan jajaran Polsek telaga ketika melakukan pemantauan dampak banjir di wilayah Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo, kemarin.“Berdasarkan pantaun kami dilapangan, pemukiman warga yang berada di pesisir danau Limboto hampir seluruhnya tergenang banjir akibat dari luapan air danau Limboto.” Ungkap Kapolsek Telaga IPTU Belly Rizaldy Nata Indra, S.TrK melalui Waka Polsek Telaga IPDA Arman.

Selain itu, Waka Polsek juga menyampaikan bahwa dalam melakukan akti tas sehari-hari, warga yang terdampak bajir menggunakan perahu kecil sebagai alat transportasi. “Membutuhkan 3 sampai 4 bulan lamanya musim kemarau untuk menunggu air sampai kering diareal pemukiman warga,” ungkapnya.

Sehinggai itu usai pemantauan pihaknya menghimbau warga untuk tetap waspada dan bila perlu mengungsi ke tempat yang aman demi mengantisipasi luapan air danau yang lebih besar lagi.

”Mengingat saat ini wilayah Kabupaten Gorontalo intensitas curah hujan masih tinggi” imbau Waka Polsek yang didampingi Ka Pol Sub Sektor Tilango AIPTU Sukri Giola dan Kanit Binmas Polsek Telaga AIPTU Tony Ali, SH ketika mendatangi pemukiman warga Desa Tabumela Kecamatan Tilango yang berada di pesisir Danau Limboto.(tr-04)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/