alexametrics
24.6 C
Gorontalo
Sunday, May 22, 2022

Sekolah Mau Dibuka Bulan Mei,  12 Persen Ortu Siswa di Kabgor Menolak

GORONTALOPOST.CO.ID – Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo mengatakan, pemerintah akan membuka kembali sekolah pada bulan Mei mendatang. “Sekolah-sekolah sudah siap walaupun beberapa tempat masih perlu dibenahi untuk menunjang proses KBM nanti dan kita juga ingatkan tetang penerapan protokol Kesehatan,” ungkap Nelson, kemarin.

Meski begitu, rencana pembukaan kembali sekolah harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya ialah persetujuan orang tua siswa dan vaksinasi bagi para guru.“Untuk membuka sekolah ini kita harus minta persetujuan orang tua juga. Kalau orang tua semua setuju maka sekolah itu bisa menjalankan belajar tatap muka. Sementara untuk guru-gurunya semua wajib untuk mendapatkan vaksinasi,” Ungkap Nelson.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Zubair Pomalingo menerangkan, dari hasil survey uji sekolah tatap muka, sebanyak 12 persen orang tua siswa menolak pembelajaran tatap muka di masa pandemi.

Namun, pihaknya akan tetap melaksanakan pembelajaran secara daring kepada peserta didik yang orang tuanya tidak menyetujui adanya sekolah tatap muka saat ini.“Kurang lebih enam puluh ribu lebih siswa di Kabupaten Gorontalo, ada 12 persen orang tua siswa yang belum menyetujui untuk belajar tatap muka.

Tapi tentunya pihak kami akan tetap melangsungkan proses belajar daring bagi orang tua yang tidak setuju untuk anaknya belajar tatap muka langsung di sekolah,” tutup Zubair.(zis)

 

GORONTALOPOST.CO.ID – Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo mengatakan, pemerintah akan membuka kembali sekolah pada bulan Mei mendatang. “Sekolah-sekolah sudah siap walaupun beberapa tempat masih perlu dibenahi untuk menunjang proses KBM nanti dan kita juga ingatkan tetang penerapan protokol Kesehatan,” ungkap Nelson, kemarin.

Meski begitu, rencana pembukaan kembali sekolah harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya ialah persetujuan orang tua siswa dan vaksinasi bagi para guru.“Untuk membuka sekolah ini kita harus minta persetujuan orang tua juga. Kalau orang tua semua setuju maka sekolah itu bisa menjalankan belajar tatap muka. Sementara untuk guru-gurunya semua wajib untuk mendapatkan vaksinasi,” Ungkap Nelson.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Zubair Pomalingo menerangkan, dari hasil survey uji sekolah tatap muka, sebanyak 12 persen orang tua siswa menolak pembelajaran tatap muka di masa pandemi.

Namun, pihaknya akan tetap melaksanakan pembelajaran secara daring kepada peserta didik yang orang tuanya tidak menyetujui adanya sekolah tatap muka saat ini.“Kurang lebih enam puluh ribu lebih siswa di Kabupaten Gorontalo, ada 12 persen orang tua siswa yang belum menyetujui untuk belajar tatap muka.

Tapi tentunya pihak kami akan tetap melangsungkan proses belajar daring bagi orang tua yang tidak setuju untuk anaknya belajar tatap muka langsung di sekolah,” tutup Zubair.(zis)

 

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/