alexametrics
27.1 C
Gorontalo
Sunday, May 29, 2022

KAUM PRIA BERAT NIH! Simak Pantangan Setelah Vaksin Booster Menurut Dokter

GORONTALOPOST.ID – Vaksin booster Covid-19 telah mulai diberikan sejak pertengahan Januari sebagai salah satu perlindungan dalam menghadapi varian Omicron. Berikut pantangan setelah vaksin booster Covid-19.

Dilansir dari CNN Indonesia, vaksin booster adalah suntikan vaksin dosis ketiga yang diberikan untuk memperkuat antibodi dalam melawan virus corona penyebab Covid-19.

Syarat penerima vaksin booster adalah orang berusia 18 tahun ke atas, tinggal di kabupaten/kota yang telah mencapai vaksinasi dosis kedua 60 persen, dan sudah mendapatkan vaksin dosis kedua minimal 6 bulan.

Pemberian vaksin booster diprioritaskan untuk lansia dan orang yang memiliki penyakit penyerta.

Berikut hal yang tidak dianjurkan atau menjadi pantangan setelah vaksin booster Covid-19.

“Bagi orang dengan penyakit kronis atau komorbid atau kondisi khusus sebaiknya ikuti nasihat, petunjuk atau larangan dokter yang berkaitan dengan penyakit penyerta (komorbid) tersebut,” kata Vito Damay, dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (21/1).

Vito kemudian menyarankan untuk tidak menekan, memijat, atau menggosok lokasi bekas suntikan.

Selain itu, dia juga mengatakan agar tidak merokok dan konsumsi minuman beralkohol sebagai pantangan setelah vaksin booster Covid-19. Ini yang berat untuk kaum pria yang kebanyakan perokok dibanding wanita.

“Jangan merokok atau minum alkohol setelah vaksinasi, karena teorinya rokok menyebabkan oksidasi dan alkohol memperberat kerja metabolisme tubuh sehingga bisa saja berpengaruh terhadap proses respons imun terhadap vaksinasi,” ujarnya.

GORONTALOPOST.ID – Vaksin booster Covid-19 telah mulai diberikan sejak pertengahan Januari sebagai salah satu perlindungan dalam menghadapi varian Omicron. Berikut pantangan setelah vaksin booster Covid-19.

Dilansir dari CNN Indonesia, vaksin booster adalah suntikan vaksin dosis ketiga yang diberikan untuk memperkuat antibodi dalam melawan virus corona penyebab Covid-19.

Syarat penerima vaksin booster adalah orang berusia 18 tahun ke atas, tinggal di kabupaten/kota yang telah mencapai vaksinasi dosis kedua 60 persen, dan sudah mendapatkan vaksin dosis kedua minimal 6 bulan.

Pemberian vaksin booster diprioritaskan untuk lansia dan orang yang memiliki penyakit penyerta.

Berikut hal yang tidak dianjurkan atau menjadi pantangan setelah vaksin booster Covid-19.

“Bagi orang dengan penyakit kronis atau komorbid atau kondisi khusus sebaiknya ikuti nasihat, petunjuk atau larangan dokter yang berkaitan dengan penyakit penyerta (komorbid) tersebut,” kata Vito Damay, dokter spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (21/1).

Vito kemudian menyarankan untuk tidak menekan, memijat, atau menggosok lokasi bekas suntikan.

Selain itu, dia juga mengatakan agar tidak merokok dan konsumsi minuman beralkohol sebagai pantangan setelah vaksin booster Covid-19. Ini yang berat untuk kaum pria yang kebanyakan perokok dibanding wanita.

“Jangan merokok atau minum alkohol setelah vaksinasi, karena teorinya rokok menyebabkan oksidasi dan alkohol memperberat kerja metabolisme tubuh sehingga bisa saja berpengaruh terhadap proses respons imun terhadap vaksinasi,” ujarnya.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/