alexametrics
27.1 C
Gorontalo
Sunday, May 29, 2022

Warga Aspol Desak Tanggul Jebol Segera Diperbaiki

GORONTALOPOST.CO.ID – Banjir yang melanda Kota Gorontalo sudah ke tujuh selang bulan Juni dan Juli. Banjir ini sangat warga di wilayah asrama polisi (Aspol) dan beberapa wilayah lainnya seperti kampung Bugis, ipilo dan Padebuolo.Menurut salah seorang penghuni aspol Bripka Nenang banjir di aspol akibat dari jebolnya tanggul yang ada di depan blok D (daerah aliran sungai Bone) serta lambatnya pekerjaan tanggul yang ada di depan blok H (daerah aliran sungai Bulango).

“Di depan blok H itu sudah tidak ada lagi tanggul yang bisa menahan luapan air karena sementara ada pekerjaan pembuatan tanggul yang baru sehingga air naik langsung menggenangi asrama, sementara untuk blok H tanggul sudah jebol sekitar 10 meter pada saat banjir ke 4,” ujarnya.

Lebih lanjut Bripka Nenang menjelaskan saat aspol masih dikelilingi tanggul walau hujan selama sepekan tidak pernah kebanjiran. untuk itu kami berharap pihak pemerintah bisa segera memperbaiki tanggul yang jebol di depan blok D dan mempercepat pekerjaan pembuatan tanggul yang ada di Blok H, ujar personil humas ini.Kapolres Gorontalo Kota Akbp Desmont Harjendro, A.P, S. I. K, MT membenarkan jika hari ini sudah ke tujuh kalinya asrama polisi tergenang banjir. Hal ini karena tidak ada lagi tanggul di depan blok H serta jebolnya tanggul di depan Blok D.

“Tapi saya salut pada personil Polres Gorontalo Kota yang tinggal di asrama, walaupun berulang kali tertimpa, musibah banjir mereka tetap melaksanakan tugas seperti biasa,” ujar AKBP Desmont” “Saya berharap permasalah tanggul ini bisa menjadi perhatian dari instansi terkait agar secepatnya tanggul bisa diperbaiki,” tutup alumnus Akpol 2000 ini.(tr-03)

GORONTALOPOST.CO.ID – Banjir yang melanda Kota Gorontalo sudah ke tujuh selang bulan Juni dan Juli. Banjir ini sangat warga di wilayah asrama polisi (Aspol) dan beberapa wilayah lainnya seperti kampung Bugis, ipilo dan Padebuolo.Menurut salah seorang penghuni aspol Bripka Nenang banjir di aspol akibat dari jebolnya tanggul yang ada di depan blok D (daerah aliran sungai Bone) serta lambatnya pekerjaan tanggul yang ada di depan blok H (daerah aliran sungai Bulango).

“Di depan blok H itu sudah tidak ada lagi tanggul yang bisa menahan luapan air karena sementara ada pekerjaan pembuatan tanggul yang baru sehingga air naik langsung menggenangi asrama, sementara untuk blok H tanggul sudah jebol sekitar 10 meter pada saat banjir ke 4,” ujarnya.

Lebih lanjut Bripka Nenang menjelaskan saat aspol masih dikelilingi tanggul walau hujan selama sepekan tidak pernah kebanjiran. untuk itu kami berharap pihak pemerintah bisa segera memperbaiki tanggul yang jebol di depan blok D dan mempercepat pekerjaan pembuatan tanggul yang ada di Blok H, ujar personil humas ini.Kapolres Gorontalo Kota Akbp Desmont Harjendro, A.P, S. I. K, MT membenarkan jika hari ini sudah ke tujuh kalinya asrama polisi tergenang banjir. Hal ini karena tidak ada lagi tanggul di depan blok H serta jebolnya tanggul di depan Blok D.

“Tapi saya salut pada personil Polres Gorontalo Kota yang tinggal di asrama, walaupun berulang kali tertimpa, musibah banjir mereka tetap melaksanakan tugas seperti biasa,” ujar AKBP Desmont” “Saya berharap permasalah tanggul ini bisa menjadi perhatian dari instansi terkait agar secepatnya tanggul bisa diperbaiki,” tutup alumnus Akpol 2000 ini.(tr-03)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/