alexametrics
24.5 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Kota Gorontalo Terapkan Lockdown Mikro

GORONTALO, GP.CO.ID – Pemerintah Kota Gorontalo akan terapkan lockdown mikro untuk menanggulangi covid-19. Penegasan ini disampaikan Walikota Gorontalo Marten Taha. Saat Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Gorontalo, kemarin.

Dalam rapat yang dihadiri unsur forkopimda juga hadir para unsur pimpinan Kecamatan dan Kapolres. Marten mengatakan, Pemerintah Kota Gorontalo nantinya akan memaksimalkan program kampung tangguh yang telah digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memutuskan penyebaran Covid-19 .

“Dalam penanganan Covid-19 kami akan mengintensifkan awalnya di tingkat yang paling bawah istilahnya Lockdown mikro,” kata Marten. Lanjut Marten, Lockdown mikro ini merupakan program dari pihak kepolisian yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota. Sebelum itu sosialisasi kepada masyarakat juga tetap dioptimalkan agar bisa memahami dan menerapkan protokol kesehatan ketika keluar rumah.

Selain itu kampung tangguh juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat setempat betul-betul menerapkan protokol kesehatan dan tidak berkerumun, tambahnya.“Semoga dengan adanya program ini, Kecamatan, Kelurahan, serta RT/RW yang tadinya zona merah akan berubah menjadi zona hijau,” tandasnya. (zis)

GORONTALO, GP.CO.ID – Pemerintah Kota Gorontalo akan terapkan lockdown mikro untuk menanggulangi covid-19. Penegasan ini disampaikan Walikota Gorontalo Marten Taha. Saat Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Gorontalo, kemarin.

Dalam rapat yang dihadiri unsur forkopimda juga hadir para unsur pimpinan Kecamatan dan Kapolres. Marten mengatakan, Pemerintah Kota Gorontalo nantinya akan memaksimalkan program kampung tangguh yang telah digagas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memutuskan penyebaran Covid-19 .

“Dalam penanganan Covid-19 kami akan mengintensifkan awalnya di tingkat yang paling bawah istilahnya Lockdown mikro,” kata Marten. Lanjut Marten, Lockdown mikro ini merupakan program dari pihak kepolisian yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota. Sebelum itu sosialisasi kepada masyarakat juga tetap dioptimalkan agar bisa memahami dan menerapkan protokol kesehatan ketika keluar rumah.

Selain itu kampung tangguh juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat setempat betul-betul menerapkan protokol kesehatan dan tidak berkerumun, tambahnya.“Semoga dengan adanya program ini, Kecamatan, Kelurahan, serta RT/RW yang tadinya zona merah akan berubah menjadi zona hijau,” tandasnya. (zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/