alexametrics
28.1 C
Gorontalo
Tuesday, May 24, 2022

Mahasiswa Gorontalo di Manado Curhat ke Deprov

MANADO, GP.CO.ID – Minimnya fasilitas di Asrama Mahasiswa di Manado, menjadi keluhan para mahasiswa saat tatap muka dengan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris R.A Jusuf,serta jajaran DPRD Provinsi, kemarin.

“Fasilitas yang masih kurang menurut mereka, seperti kursi tamu, kursi untuk pertemuan, sound system untuk rapat dan lain-lain,” ujar Paris Yusuf usai menggelar pertemuan.
Menurutnya sebagai wakil rakyat yang duduk di parlemen Puncak Botu, Paris bersama jajarannya langsung mencatat semua aspirasi tersebut. Bahkan segera mungkin untuk menganggarkannya, melalui APBD Pemerintah Provinsi Gorontalo di tahun ini.

Diakuinya asrama yang ditempati mereka itu, sangat sederhana, rapi dan bersih, dan mengedepankan protokol kesehatan. “Saya juga menyarankan bahwa mereka yang menempati asrama untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, apalagi saat ini kondisi masih dilanda pandemi Covid-19,” jelas.

Selain itu, dari hasil kunjungan jajaran Anggota DPRD Provinsi Gorontalo terdapat beberapa kamar yang tidak berpenghuni.“Fasilitas yang ada di asrama ada satu ruang pertemuan dan 24 kamar yang tersedia. Dan rata-rata terdapat dua sampai tiga orang penghuni. Saat ini ada sekitar 12 orang mahasiswa Gorontalo yang menempati asrama tersebut,” ungkapnya. (zis)

MANADO, GP.CO.ID – Minimnya fasilitas di Asrama Mahasiswa di Manado, menjadi keluhan para mahasiswa saat tatap muka dengan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Paris R.A Jusuf,serta jajaran DPRD Provinsi, kemarin.

“Fasilitas yang masih kurang menurut mereka, seperti kursi tamu, kursi untuk pertemuan, sound system untuk rapat dan lain-lain,” ujar Paris Yusuf usai menggelar pertemuan.
Menurutnya sebagai wakil rakyat yang duduk di parlemen Puncak Botu, Paris bersama jajarannya langsung mencatat semua aspirasi tersebut. Bahkan segera mungkin untuk menganggarkannya, melalui APBD Pemerintah Provinsi Gorontalo di tahun ini.

Diakuinya asrama yang ditempati mereka itu, sangat sederhana, rapi dan bersih, dan mengedepankan protokol kesehatan. “Saya juga menyarankan bahwa mereka yang menempati asrama untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, apalagi saat ini kondisi masih dilanda pandemi Covid-19,” jelas.

Selain itu, dari hasil kunjungan jajaran Anggota DPRD Provinsi Gorontalo terdapat beberapa kamar yang tidak berpenghuni.“Fasilitas yang ada di asrama ada satu ruang pertemuan dan 24 kamar yang tersedia. Dan rata-rata terdapat dua sampai tiga orang penghuni. Saat ini ada sekitar 12 orang mahasiswa Gorontalo yang menempati asrama tersebut,” ungkapnya. (zis)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/