alexametrics
25.5 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Gubernur OD: Empat Megaproyek Masuk RPJMD Sulut

GORONTALOPOST.ID— Tahun ini, empat megaproyek dari pemerintah pusat yang didanai menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diproyeksikan segera masuk ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) mengatakan, empat megaproyek tersebut telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat dan telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulut 2021-2026.

“Bappenas sudah menekankan beberapa proyek strategis nasional akan jalan. Nah itu juga termasuk empat megaproyek di Sulut. Yang pertama, pembangunan Pelabuhan Likupang dan Internasional Fish Market. International Fish Market ini juga merupakan infrastruktur penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang. Fasilitas ini nantinya akan menjadi hub ekspor ikan langsung ke luar negeri. Jadi ini pelabuhan perikanan berskala internasional dibangun di Likupang. Fish Market ini disetujui karena Sulut sudah membuktikan bisa mengekspor hasil perikanan langsung ke luar negeri,” tuturnya.

Kemudian menurut Gubernur OD, megaproyek yang kedua adalah normalisasi sungai untuk pengendalian banjir Kota Manado. Sebutnya, ada enam sungai yang bermuara di Teluk Manado akan mendapat sentuhan proyek ini. Sungai akan dikeruk dan dibangun talud.

“Proyek ini juga untuk mengantisipasi banjir yang kerap jadi masalah Kota Manado. Nah kemudian megaproyek ketiga adalah konektivitas antar daerah yakni Jalan Tol Manado-Amurang. Tol ini akan jadi yang kedua dibangun di Sulut, setelah tol Manado-Bitung. Estimasi tol ini dibangun sepanjang 74 kilometer. Jika berhasil dibangun kegiatan di beberapa kabupaten lewat jalan tol ini. Tomohon-Minahasa-Minsel-Mitra hingga Bolmong Raya. Dan megaproyek keempat adalah pengembangan Kawasan Industri Bolmong (Kimong),” terangnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, semua pekerjaan akan terus dilakukan hingga tuntas sesuai target yang diberikan. Bahkan menurut Kandouw, empat megaproyek yang diberikan pemerintah pusat tersebut sangat menguntungkan daerah dan harus dipacu.

“Empat megaproyek ini kan akan membuat Sulut makin maju ke depan. Bayangkan jika empat megaproyek ini tuntas. Akan seperti apa wajah Sulut kedepannya. Kesejahteraan masyarakat akan semakin cepat terwujud. Dan empat megaproyek ini semuanya telah disepakati jadi akan segera running,” kuncinya. (ewa)

GORONTALOPOST.ID— Tahun ini, empat megaproyek dari pemerintah pusat yang didanai menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) diproyeksikan segera masuk ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) mengatakan, empat megaproyek tersebut telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat dan telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulut 2021-2026.

“Bappenas sudah menekankan beberapa proyek strategis nasional akan jalan. Nah itu juga termasuk empat megaproyek di Sulut. Yang pertama, pembangunan Pelabuhan Likupang dan Internasional Fish Market. International Fish Market ini juga merupakan infrastruktur penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang. Fasilitas ini nantinya akan menjadi hub ekspor ikan langsung ke luar negeri. Jadi ini pelabuhan perikanan berskala internasional dibangun di Likupang. Fish Market ini disetujui karena Sulut sudah membuktikan bisa mengekspor hasil perikanan langsung ke luar negeri,” tuturnya.

Kemudian menurut Gubernur OD, megaproyek yang kedua adalah normalisasi sungai untuk pengendalian banjir Kota Manado. Sebutnya, ada enam sungai yang bermuara di Teluk Manado akan mendapat sentuhan proyek ini. Sungai akan dikeruk dan dibangun talud.

“Proyek ini juga untuk mengantisipasi banjir yang kerap jadi masalah Kota Manado. Nah kemudian megaproyek ketiga adalah konektivitas antar daerah yakni Jalan Tol Manado-Amurang. Tol ini akan jadi yang kedua dibangun di Sulut, setelah tol Manado-Bitung. Estimasi tol ini dibangun sepanjang 74 kilometer. Jika berhasil dibangun kegiatan di beberapa kabupaten lewat jalan tol ini. Tomohon-Minahasa-Minsel-Mitra hingga Bolmong Raya. Dan megaproyek keempat adalah pengembangan Kawasan Industri Bolmong (Kimong),” terangnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, semua pekerjaan akan terus dilakukan hingga tuntas sesuai target yang diberikan. Bahkan menurut Kandouw, empat megaproyek yang diberikan pemerintah pusat tersebut sangat menguntungkan daerah dan harus dipacu.

“Empat megaproyek ini kan akan membuat Sulut makin maju ke depan. Bayangkan jika empat megaproyek ini tuntas. Akan seperti apa wajah Sulut kedepannya. Kesejahteraan masyarakat akan semakin cepat terwujud. Dan empat megaproyek ini semuanya telah disepakati jadi akan segera running,” kuncinya. (ewa)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/