alexametrics
24.9 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Sulut Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

GORONTALOPOST.ID- Pengumuman! Warga Sulawesi Utara wajib waspada cuaca ekstrem sepekan ke depan. Peringatan itu disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto dihimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Seperti hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, gelombang tinggi, dan lain-lain, serta dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan lain-lain,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Sampai tanggal 23 Februari, Sulut diprediksi diguyur hujan sedang hingga lebat. Selanjutnya potensi gelombang tinggi dapat terjadi di perairan utara Kepulauan Sangihe, perairan utara Kepulauan Talaud.

Guswanto menjelaskan potensi cuaca ekstrem berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di beberapa wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer seperti aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada pada fase 3 di sekitar Samudera Hindia, dan menunjukkan kontribusi cukup signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut juga diperkuat dengan fenomena gelombang atmosfer yaitu gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang cukup aktif di beberapa wilayah, adanya pola tekanan tekanan rendah yang memicu terbentuknya pumpunan dan belokan angin yang diperkuat juga dengan adanya pengaruh labilitas udara dalam skala lokal.(ant/tan)

GORONTALOPOST.ID- Pengumuman! Warga Sulawesi Utara wajib waspada cuaca ekstrem sepekan ke depan. Peringatan itu disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto dihimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Seperti hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, gelombang tinggi, dan lain-lain, serta dampak terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan lain-lain,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Sampai tanggal 23 Februari, Sulut diprediksi diguyur hujan sedang hingga lebat. Selanjutnya potensi gelombang tinggi dapat terjadi di perairan utara Kepulauan Sangihe, perairan utara Kepulauan Talaud.

Guswanto menjelaskan potensi cuaca ekstrem berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di beberapa wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer seperti aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada pada fase 3 di sekitar Samudera Hindia, dan menunjukkan kontribusi cukup signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut juga diperkuat dengan fenomena gelombang atmosfer yaitu gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang cukup aktif di beberapa wilayah, adanya pola tekanan tekanan rendah yang memicu terbentuknya pumpunan dan belokan angin yang diperkuat juga dengan adanya pengaruh labilitas udara dalam skala lokal.(ant/tan)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/