alexametrics
24 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Ini Deretan Penampakan Banjir dan Longsor Parah yang Hantam Siau

GORONTALOPOST.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Sulut ikut membawa bencana bagi warga Kabupaten Kepulauan Sitaro. Buktinya Senin, (21/2) pagi ratusan warga empat kampung di pulau Siau diterjang banjir dan tanah longsor.

Dampak banjir dan longsor yang menghantam Siau. (Istimewa)

Kondisi di Kampung Peling Sawang Kecamatan Sibar salah satu yang parah. Material banjir dan longsor menutupi badan jalan.

“Tingginya curah hujan ini membuat batu dan tanah masuk menutupi jalan, sehingga akses jalan lumpuh sementara,” ujar Wesly Sumenda, warga desa Sawang.

Dampak banjir dan longsor yang menghantam Siau. (Istimewa)

“Puji Tuhan saat ini jalan sudah bisa dilewati kendaraan karena sejak kemarin perangkat desa bersama warga sudah membersihkan tumpukan batu dan tanah yang menutupi badan jalan itu,” kata Sumenda.

Bencana alam ini paling besar dialami warga di Kelurahan Paniki dan Paseng, Kecamatan Siau Barat (Sibar), Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo Kecamatan Siau Barat Selatan (Sibarsel). Sejumlah rumah warga rusak sedang hingga berat. Dinding bangunan rumah jebol akibat dihantam tanah longsor. Bahkan air pun menggenangi rumah hingga halaman.

Dampak banjir dan longsor yang menghantam Siau. (Istimewa)

“Selain rumah rusak, banyak barang elektronik serta barang berharga lainnya rusak,” ujar Dewi, warga Paseng.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh menyebutkan, sedikitnya ada 318 warga dan puluhan rumah warga terdampak musibah banjir dan tanah longsor ini.

Dampak banjir dan longsor yang menghantam Siau. (Istimewa)

Di Kelurahan Paniki sebanyak 103 orang, Kelurahan Paseng 113 orang, Kampung Peling Sawang 33 orang serta Kampung Batusenggo 70 orang.

GORONTALOPOST.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Sulut ikut membawa bencana bagi warga Kabupaten Kepulauan Sitaro. Buktinya Senin, (21/2) pagi ratusan warga empat kampung di pulau Siau diterjang banjir dan tanah longsor.

Dampak banjir dan longsor yang menghantam Siau. (Istimewa)

Kondisi di Kampung Peling Sawang Kecamatan Sibar salah satu yang parah. Material banjir dan longsor menutupi badan jalan.

“Tingginya curah hujan ini membuat batu dan tanah masuk menutupi jalan, sehingga akses jalan lumpuh sementara,” ujar Wesly Sumenda, warga desa Sawang.

Dampak banjir dan longsor yang menghantam Siau. (Istimewa)

“Puji Tuhan saat ini jalan sudah bisa dilewati kendaraan karena sejak kemarin perangkat desa bersama warga sudah membersihkan tumpukan batu dan tanah yang menutupi badan jalan itu,” kata Sumenda.

Bencana alam ini paling besar dialami warga di Kelurahan Paniki dan Paseng, Kecamatan Siau Barat (Sibar), Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo Kecamatan Siau Barat Selatan (Sibarsel). Sejumlah rumah warga rusak sedang hingga berat. Dinding bangunan rumah jebol akibat dihantam tanah longsor. Bahkan air pun menggenangi rumah hingga halaman.

Dampak banjir dan longsor yang menghantam Siau. (Istimewa)

“Selain rumah rusak, banyak barang elektronik serta barang berharga lainnya rusak,” ujar Dewi, warga Paseng.

Berdasarkan data sementara yang diperoleh menyebutkan, sedikitnya ada 318 warga dan puluhan rumah warga terdampak musibah banjir dan tanah longsor ini.

Dampak banjir dan longsor yang menghantam Siau. (Istimewa)

Di Kelurahan Paniki sebanyak 103 orang, Kelurahan Paseng 113 orang, Kampung Peling Sawang 33 orang serta Kampung Batusenggo 70 orang.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/