alexametrics
24.4 C
Gorontalo
Sunday, May 22, 2022

Mantapkan Pengamanan Nataru, Polda Sulut Apel Pasukan Operasi Lilin Samrat

GORONTALOPOST.ID -Guna memantapkan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Polda Sulut melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Samrat 2021, Kamis (23/12) pagi, di lapangan SPN Polda Sulut, Karombasan, Manado.

 

Apel dipimpin Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno bersama Pimpinan Forkopimda Sulut lainnya atau yang mewakili. Dengan peserta apel personel TNI, Polri, unsur Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya.

 

Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam amanat tertulis dibacakan Gubernur Olly, mengatakan, apel gelar pasukan ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 dalam rangka pengamanan Nataru, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemerintah Daerah, dan Mitra Kamtibmas lainnya.

 

“Dalam pelaksanaan pengamanan Nataru, Polri telah mempersiapkan 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya,” ujar Gubernur Olly membacakan amanat.

 

Lanjutnya, personel tersebut akan ditempatkan pada 1.607 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas, serta 675 pos pelayanan untuk pengamanan di pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan dan lain-lain.

 

“Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung meremehkan dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kita harus lebih peduli, jangan sampai kegiatan perayaan Nataru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,” jelas Gubernur Olly.

 

Kapolri dalam amanat tersebut juga menekankan beberapa hal yang harus dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

 

“Persiapkan mental dan fisik serta kesehatan, lakukan deteksi dini, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, mantapkan kerjasama dan sinergi, serta tetap menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat,” pungkas Gubernur Olly.

 

Diketahui, Operasi Lilin ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 10 hari, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, dalam pengamanan Nataru ini Polda Sulut dan jajaran menugaskan 6.008 personel Polri.

 

“Dengan perincian, Satgas Polda Sulut sebanyak 1.900 personel, dan Satgas Polresta/Polres jajaran 4.108 personel,” jelasnya, sesaat usai apel gelar pasukan.

 

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, personel tersebut akan ditugaskan di sejumlah titik pengamanan. “Antara lain di gereja, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, obyek wisata, dan obyek pergantian tahun,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.(gnr)

GORONTALOPOST.ID -Guna memantapkan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Polda Sulut melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Samrat 2021, Kamis (23/12) pagi, di lapangan SPN Polda Sulut, Karombasan, Manado.

 

Apel dipimpin Gubernur Sulut Olly Dondokambey, dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno bersama Pimpinan Forkopimda Sulut lainnya atau yang mewakili. Dengan peserta apel personel TNI, Polri, unsur Pemerintah Daerah, serta instansi terkait lainnya.

 

Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam amanat tertulis dibacakan Gubernur Olly, mengatakan, apel gelar pasukan ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 dalam rangka pengamanan Nataru, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemerintah Daerah, dan Mitra Kamtibmas lainnya.

 

“Dalam pelaksanaan pengamanan Nataru, Polri telah mempersiapkan 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya,” ujar Gubernur Olly membacakan amanat.

 

Lanjutnya, personel tersebut akan ditempatkan pada 1.607 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas, serta 675 pos pelayanan untuk pengamanan di pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan dan lain-lain.

 

“Pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung meremehkan dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kita harus lebih peduli, jangan sampai kegiatan perayaan Nataru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,” jelas Gubernur Olly.

 

Kapolri dalam amanat tersebut juga menekankan beberapa hal yang harus dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas.

 

“Persiapkan mental dan fisik serta kesehatan, lakukan deteksi dini, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, mantapkan kerjasama dan sinergi, serta tetap menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat,” pungkas Gubernur Olly.

 

Diketahui, Operasi Lilin ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama 10 hari, mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang.

 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, dalam pengamanan Nataru ini Polda Sulut dan jajaran menugaskan 6.008 personel Polri.

 

“Dengan perincian, Satgas Polda Sulut sebanyak 1.900 personel, dan Satgas Polresta/Polres jajaran 4.108 personel,” jelasnya, sesaat usai apel gelar pasukan.

 

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, personel tersebut akan ditugaskan di sejumlah titik pengamanan. “Antara lain di gereja, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, obyek wisata, dan obyek pergantian tahun,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.(gnr)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/