alexametrics
24.1 C
Gorontalo
Wednesday, May 25, 2022

Kasus Ali Kenter, Kapolres AKBP Irham Halid Ikut Terseret, Dari Boltim hingga..

GORONTALOPOST.ID – Kasus Ali Kenter mendadak bikin heboh publik Sulut bahkan nasional. Dirinya menganiaya eks Bupati Boltim Sehan Landjar SH. Kejadian ini pun ikut menyeret sosok Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Ali Kenter diketahui merupakan oknum mafia tambang yang selama tahun 2021 masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tipiter Bareskrim Mabes Polri.

 

Ali Kenter yang memiliki pertambangan di wilayah Bolaang Mongondow Timur ini, bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri sejak Februari lalu.

 

Begini ceritanya, sejak Februari, selama dua pekan di wilayah Sulut, Tim Tipiter Mabes Polri awalnya meringkus oknum GL alias Gusri di Wilayah Hukum Polres Kotamobagu. Selanjutnya tim bergeser ke wilayah Kabupaten Boltim, yang saat itu Polres Boltim dipimpin AKBP Irham Halid. Tim Mabes menyegel tambang milik Ali. Sayang saat penggerebekan, saat itu Ali tak berada di lokasi. Hanya tiga penambang yang diamankan petugas saat itu. Saat itu tambang milik Ali Kenter juga dipolice line Bareskrim Polri.

 

Sejumlah alat pengolahan juga dipoliceline. Hasil pengolahan PETI Alken diduga mengalir ke sejumlah pejabat. Tak heran Mabes Polri sampai turun tangan mengejarnya. “Kasus (tambang ilegal di Bolmong dan Boltim, red) proses sidik (penyidikan). Gusri ditahan. Ali Kenter ditetapkan tersangka dan dalam pencarian (DPO),” kata Kadiv Humas Polri saat itu Irjen Pol Argo Yuwono, saat diwawancarai Manado Post Biro Jakarta, Selasa 23 Februari 2021 yang lalu.

GORONTALOPOST.ID – Kasus Ali Kenter mendadak bikin heboh publik Sulut bahkan nasional. Dirinya menganiaya eks Bupati Boltim Sehan Landjar SH. Kejadian ini pun ikut menyeret sosok Kapolres Kotamobagu AKBP Irham Halid yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Ali Kenter diketahui merupakan oknum mafia tambang yang selama tahun 2021 masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tipiter Bareskrim Mabes Polri.

 

Ali Kenter yang memiliki pertambangan di wilayah Bolaang Mongondow Timur ini, bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri sejak Februari lalu.

 

Begini ceritanya, sejak Februari, selama dua pekan di wilayah Sulut, Tim Tipiter Mabes Polri awalnya meringkus oknum GL alias Gusri di Wilayah Hukum Polres Kotamobagu. Selanjutnya tim bergeser ke wilayah Kabupaten Boltim, yang saat itu Polres Boltim dipimpin AKBP Irham Halid. Tim Mabes menyegel tambang milik Ali. Sayang saat penggerebekan, saat itu Ali tak berada di lokasi. Hanya tiga penambang yang diamankan petugas saat itu. Saat itu tambang milik Ali Kenter juga dipolice line Bareskrim Polri.

 

Sejumlah alat pengolahan juga dipoliceline. Hasil pengolahan PETI Alken diduga mengalir ke sejumlah pejabat. Tak heran Mabes Polri sampai turun tangan mengejarnya. “Kasus (tambang ilegal di Bolmong dan Boltim, red) proses sidik (penyidikan). Gusri ditahan. Ali Kenter ditetapkan tersangka dan dalam pencarian (DPO),” kata Kadiv Humas Polri saat itu Irjen Pol Argo Yuwono, saat diwawancarai Manado Post Biro Jakarta, Selasa 23 Februari 2021 yang lalu.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/