Konferensi Kerja PGRI Pohuwato Dibuka, Iwan Adam Minta Guru Adaptif Hadapi Era AI

Gorontalopost, MARISA — Masa depan pendidikan Kabupaten Pohuwato menghadapi tantangan yang semakin dinamis.
Perkembangan kecerdasan buatan (AI), teknologi digital hingga perubahan karakter peserta didik menuntut guru untuk terus meningkatkan kemampuan.
Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Konferensi Kerja I PGRI Kabupaten Pohuwato masa bakti 2025-2030 yang digelar di Aula Kantor Kemenag Pohuwato.

Gorontalopost, MARISA — Masa depan pendidikan Kabupaten Pohuwato menghadapi tantangan yang semakin dinamis.
Iwan menilai konferensi kerja memiliki posisi penting dalam perjalanan organisasi PGRI.
Selain menjadi ruang evaluasi terhadap program yang sudah berjalan, forum tersebut juga harus mampu menghasilkan rencana kerja yang sesuai dengan persoalan nyata yang dihadapi guru dan tenaga kependidikan.
Baca Juga: Enam KADIN Kabupaten/Kota Gorontalo Masuk Masa Transisi, Yuliandre Darwis Tunjuk Karateker
“Yang paling penting dari konferensi ini adalah adanya keputusan dan program yang realistis serta bisa menjawab kebutuhan anggota PGRI.
Jangan sampai hasil konferensi berhenti sebagai dokumen, tetapi harus bisa diterapkan,” ujar Iwan.
Ia mengatakan kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas guru. Karena itu, Pemkab Pohuwato akan terus mendorong peningkatan mutu pendidikan



