Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deprov Minta Warga Manfaatkan Program PEN

A
Penulis: Administrator❯
Erwinsyah Ismail
Erwinsyah Ismail
GORONTALOPOST.CO.ID - Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Erwinsyah Ismail minta masyarakat untuk memanfaatkan program Kotaku sesuai peruntukan kebutuhan program KOTAKU di wilayahnya masing-masing. "Karena ini diserahkan untuk dikelola atau diswadayakan ke masyarakat setempat. Sehingga, kami berharap sedapat mungkin dimanfaatkan oleh masyarakat," ungkapnya. Selanjutnya politisi Partai Demokrat ini, mengungkapkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tahun 2021 dari bidang infrastruktur, akan turut mengakomodir sejumlah kebutuhan masyarakat di ibukota provinsi Gorontalo. Dua diantaranya, adalah untuk penataan saluran-saluran primer yang tersebar di sejumlah titik, hingga dukungan untuk program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kota Gorontalo. Diuraikannya program saluran-saluran primer di ibukota itu, akan mengcover kawasan saluran yang memanjang di wilayah Tanggidaa, dari areal Mall Gorontalo, hingga sungai di kompleks belakang BNI Kota Gorontalo. "Program penataan saluran-saluran primer itu, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 50 Miliar. Termasuk diantaranya untuk pembuatan gorong-gorong, saluran pompa, dan sebagainya," ungkap Erwinsyah. (zis)  

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Tujuh  Proyek Jalan Dana PEN di Kabupaten Gorontalo Masuk Penyidikan Polda

Tujuh Proyek Jalan Dana PEN di Kabupaten Gorontalo Masuk Penyidikan Polda

Proyek pertama yang ditangani adalah rehabilitasi atau pemeliharaan Jalan Abdulrahman Moito-Dutulanaa dengan kontrak Rp7,2 miliar.

Ketua Deprov Thomas Mopili Jalani Pemeriksaan Kedua di Kejati Gorontalo, Dicecar Soal Dana Hibah KON

Ketua Deprov Thomas Mopili Jalani Pemeriksaan Kedua di Kejati Gorontalo, Dicecar Soal Dana Hibah KON

Kasus yang ditangani Kejati Gorontalo berkaitan dengan dugaan penyimpangan dana hibah KONI Provinsi Gorontalo yang anggarannya Rp 25 miliar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer