Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deprov Seriusi Tanggul Atasi Banjir

A
Penulis: Administrator❯
Aleg Sun Biki bersama anggota Dapil lainnya saat reses (F:hms)
Aleg Sun Biki bersama anggota Dapil lainnya saat reses (F:hms)
LIMBOTO, GP.CO.ID – Reses pertama Tim Deprov Dapil Gorontalo B melakukan kegiatan di Desa Tiohu Kecamatan Asparaga. Guna meninjau aspirasi yang disuarakan oleh masyarakat. Adapun, aspirasi yang disampaikan warga, yang diwakilkan langsung oleh Kepala Desa Tiohu, terkait masalah banjir yang sering terjadi di Desa tersebut. "Dan dampak dari banjir ini bukan hanya di Desa Tiohu, akan tetapi untuk Desa-Desa tetangga juga terkena banjir,"ungkap Kades. Mendengar aspirasi dari masyarakat, Sun Biki berharap, agar kiranya penanganan secepatnya dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Gorontalo.“Tentunya kami berharap, agar kiranya Dinas PU Provinsi dapat menanggulangi akan hal ini, berupa normalisasi Sungai dan penanganan dalam bentuk kekuatan tanggul,” ucapnya. Sun Biki menuturkan, semua ini harus cepat terealisasi, agar luapan sungai yang menjadikan banjir di Desa Tiohu dan Desa tetangga bisa terkendalikan dan tidak merambat ke mana-mana. Aleg Golkar ini menambahkan, tentunya untuk pembangunan bisa memakan anggaran yang cukup besar, sehingganya untuk penganggarannya ini akan diatur di APBD tahun 2021 atau tidak di APBD 2022.“Sesuai pembicaraan saya dengan Kabid SDA, Anggaranya berkisar 1 miliar. Dan untuk normalisasi berkisar 200 juta dan itu sementara ditangani,” tutup Sun Biki.(zis/adv)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Ketua Deprov Thomas Mopili Jalani Pemeriksaan Kedua di Kejati Gorontalo, Dicecar Soal Dana Hibah KON

Ketua Deprov Thomas Mopili Jalani Pemeriksaan Kedua di Kejati Gorontalo, Dicecar Soal Dana Hibah KON

Kasus yang ditangani Kejati Gorontalo berkaitan dengan dugaan penyimpangan dana hibah KONI Provinsi Gorontalo yang anggarannya Rp 25 miliar

 Tambang Emas Ilegal di Marisa Ditertibkan Polisi, Diduga Picu Banjir Lumpur,

Tambang Emas Ilegal di Marisa Ditertibkan Polisi, Diduga Picu Banjir Lumpur,

Selain mengamankan alat berat, polisi juga membawa operator excavator untuk dimintai keterangan guna mendukung proses penyelidikan

Drainase Tersumbat Sampah, Luapan Air Gunung Rendam Desa Huntu, Polisi dan Warga Turun Tanga

Drainase Tersumbat Sampah, Luapan Air Gunung Rendam Desa Huntu, Polisi dan Warga Turun Tanga

Selain dipicu hujan deras, tumpukan sampah di drainase disebut memperparah kondisi di lapangan sungai meluap dengan cepat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer