Adhan Dambea (busana putih), Aleg DPRD Provinsi Gorontalo, saat melakukan kunjungan reses di Terminal Dungingi. (Ist)GORONTALO, GP.CO.ID – Dewan Provinsi (Deprov) Gorontalo melalui anggota Deprov Adhan Dambea mendesak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXI Provinsi Gorontalo. Untuk memaksimalkan pelayanan di terminal Dungingi. Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke BPTD Wilayah XXI Provinsi Gorontalo,dalam rangka reses, kemarin .
Desakan ini dilakukan menurutnya dibeberapa ruas jalan yang ada di Kota Gorontalo dijadikan terminal bayangan oleh para pengemudi angkutan umum. “Memang di Terminal Dungingi ini dikhususkan melayanai transportasi darat ke luar Provinsi Gorontalo, namun melihat tingkat kemacetan di dalam kota yang salah satunya akibat terminal bayangan. Pihak BPTD kita imbau memaksimalkan layanan dengan mengakomodir pengemudi angkutam umum yang ada di dalam dan luar Kota Gorontalo”jelas Adhan.
Selain itu, Adhan mengatakan Pemerintah Kota Gorontalo perlu juga turun tangan untuk memaksimalkan layanan yang ada di Terminal Dungingi. Ia menilai sejak awal berdirinya Terminal Dungingi, Pemerintah Kota Gorontalo sama sekali tidak memperhatikan terminal yang sudah bertipe A itu. “Dari 2012 terminal ini selesai pembangunannya, tempat ini terus saja sepi. Karena Pemerintah Kota sendiri tidak ada perhatiannya sama sekali,” tandasnya.(zis)