Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luar Biasa, Bentor Sudah bisa Transaksi Digital

A
Penulis: Administrator❯
Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (tengah) menyerahkan QRIS untuk Masjid Djabbal Muhsinin Kantor Gubernur Gorontalo pada peluncuran QRIS untuk lingkungan Pemprov Gorontalo dan bentor di Kantor Perwakilan BI Gorontalo, Rabu (31/3/2021). (Foto : Haris)
Wagub Gorontalo H. Idris Rahim (tengah) menyerahkan QRIS untuk Masjid Djabbal Muhsinin Kantor Gubernur Gorontalo pada peluncuran QRIS untuk lingkungan Pemprov Gorontalo dan bentor di Kantor Perwakilan BI Gorontalo, Rabu (31/3/2021). (Foto : Haris)
GORONTALOPOST.CO.ID – Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk lingkungan Pemprov Gorontalo dan juga untuk 1.000 becak motor (bentor) di Kantor Perwakilan BI Gorontalo, Rabu (31/3/20201). QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia yang dapat mempermudah dan mempercepat proses transaksi. Peluncuran ditandai dengan penyerahan QRIS secara simbolis kepada pengurus Masjid Djabbal Muhsinin dan Kantin Agropolitan Kantor Gubernur Gorontalo, serta pengemudi bentor. Pada kesempatan itu Wagub Idris Rahim memanfaatkan layanan QRIS untuk bersedekah ke Masjid Djabbal Muhsinin. “Saya berharap QRIS ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas karena penggunaannya yang sangat mudah, cepat, dan aman,” kata Idris. Sementara itu Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Budi Widihartanto mengungkapkan, penggunaan transaksi digital termasuk QRIS pada bulan Januari 2021 di seluruh Indonesia mencapai Rp2.649 triliun atau tumbuh sebesar 18,59 persen. Khusus untuk transaksi QRIS pada bulan Januari 2021, mencapai 14 juta transaksi dengan nilai kurang lebih Rp1 triliun. Budi menambahkan, pemerintah pusat menargetkan implementasi QRIS di seluruh Indonesia sebanyak 12 juta merchant atau pedagang dan lembaga sosial lainnya. Dari jumlah itu, Gorontalo ditargetkan sebanyak 31 ribu merchant yang sudah menggunakan QRIS hingga tahun 2021 ini. “Kita harus mencapai 16 ribu merchant di tahun ini karena sampai saat ini kita baru mencatat 15 ribu merchant. Tentunya kerja sama antara pemerintah daerah dengan BI, perbankan, dan seluruh pihak terkait dapat mempercepat tercapainya target ini,” pungkas Budi.(zis)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Gorontalo Jadi TP2DD Terbaik Sulampua 2026, Digitalisasi Transaksi Daerah Tuai Penghargaan

Gorontalo Jadi TP2DD Terbaik Sulampua 2026, Digitalisasi Transaksi Daerah Tuai Penghargaan

Digitalisasi pemerintahan harus terus diperkuat agar efektivitas, transparansi, dan manfaat pelayanan bagi masyarakat semakin meningkat

Boalemo Kaya Jagung tapi Masih Miskin, Rum Pagau Dorong Durian hingga Bambu Petung

Boalemo Kaya Jagung tapi Masih Miskin, Rum Pagau Dorong Durian hingga Bambu Petung

Rum Pagau mengatakan jagung memang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Boalemo sejak lama namun belum membawa perubahan

Gorontalo dan Minut Bangun Aliansi Ekonomi, Fokus Jaga Harga Pangan dan Daya Beli   Masyarakat

Gorontalo dan Minut Bangun Aliansi Ekonomi, Fokus Jaga Harga Pangan dan Daya Beli Masyarakat

Momentum penting dalam kegiatan kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer