alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Friday, May 27, 2022

Ternyata Aktor di Balik Tersingkirnya PSG dari Coupe de France Adalah Kipernya

GORONTALOPOST.ID–Babak 16 besar Coupe de France kontra OGC Nice kemarin (1/2) semestinya menjadi momen memorable bagi megabintang Paris Saint-Germain (PSG) Lionel Messi.

La Pulga kembali mengenakan nomor 10 seperti yang identik dengannya ketika membela FC Barcelona maupun timnas Argentina.

Messi bisa mengenakan nomor spesial itu lantaran striker Brasil Neymar Jr masih cedera engkel dan aturan Coupe de France mengharuskan starting XI mengenakan nomor urut 1 sampai 11.

Hal itulah yang membuat striker Kylian Mbappe mengenakan nomor 17 karena dia berstatus pemain pengganti.

Tetapi, yang terjadi justru di luar ekspektasi. Momen Messi memakai nomor 10 di PSG kemarin dipastikan kali pertama sekaligus terakhir musim ini. Sebab, Les Parisiens tersingkir setelah kalah adu penalti 5-6.

Ironisnya, yang menggagalkan pesta Messi dan PSG adalah penjaga gawang mereka, Marcin Bulka. Ya, kiper asal Polandia tersebut menjalani masa peminjaman bersama OGC Nice sejak awal musim ini.

Bulka yang berusia 22 tahun sukses mementahkan dua eksekutor PSG, gelandang bertahan Leandro Paredes dan gelandang 18 tahun Xavi Simons. Kekalahan PSG lumayan memalukan karena terjadi di kandang sendiri, Parc des Princes.

”Aku sangat menghormati Paris Saint-Germain meski mereka meminjamkanku musim ini,” ungkap Bulka kepada L’Equipe.

”Aku mengenal para pemain Paris Saint-Germain. Tetapi, itu (keberhasilan mementahkan tendangan Paredes dan Simons, Red) lebih kepada insting,” lanjut Bulka.

PSG adalah klub profesional pertama Bulka pada musim 2019–2020. Saat itu dia menjadi pilihan ketiga setelah Keylor Navas dan Sergio Rico. Semusim berselang, dia turun kelas sebagai kiper keempat di bawah Rico dan Alexandre Latellier.

Jadilah dia dipinjamkan ke dua klub. FC Cartagena di Segunda Division (Spanyol) pada paro pertama dan kembali ke Prancis untuk memperkuat klub Ligue 2 La Berrichonne Chateauroux pada paro kedua.

Musim ini, seiring kedatangan Gianluigi Donnarumma, Bulka kembali tidak mendapat tempat di tim utama PSG. Di OGC Nice pun, mantan kiper akademi Chelsea itu sejatinya kalah bersaing dengan Walter Benitez. Bulka pun baru bermain dua laga musim ini dan semuanya di Coupe de France.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Babak 16 besar Coupe de France kontra OGC Nice kemarin (1/2) semestinya menjadi momen memorable bagi megabintang Paris Saint-Germain (PSG) Lionel Messi.

La Pulga kembali mengenakan nomor 10 seperti yang identik dengannya ketika membela FC Barcelona maupun timnas Argentina.

Messi bisa mengenakan nomor spesial itu lantaran striker Brasil Neymar Jr masih cedera engkel dan aturan Coupe de France mengharuskan starting XI mengenakan nomor urut 1 sampai 11.

Hal itulah yang membuat striker Kylian Mbappe mengenakan nomor 17 karena dia berstatus pemain pengganti.

Tetapi, yang terjadi justru di luar ekspektasi. Momen Messi memakai nomor 10 di PSG kemarin dipastikan kali pertama sekaligus terakhir musim ini. Sebab, Les Parisiens tersingkir setelah kalah adu penalti 5-6.

Ironisnya, yang menggagalkan pesta Messi dan PSG adalah penjaga gawang mereka, Marcin Bulka. Ya, kiper asal Polandia tersebut menjalani masa peminjaman bersama OGC Nice sejak awal musim ini.

Bulka yang berusia 22 tahun sukses mementahkan dua eksekutor PSG, gelandang bertahan Leandro Paredes dan gelandang 18 tahun Xavi Simons. Kekalahan PSG lumayan memalukan karena terjadi di kandang sendiri, Parc des Princes.

”Aku sangat menghormati Paris Saint-Germain meski mereka meminjamkanku musim ini,” ungkap Bulka kepada L’Equipe.

”Aku mengenal para pemain Paris Saint-Germain. Tetapi, itu (keberhasilan mementahkan tendangan Paredes dan Simons, Red) lebih kepada insting,” lanjut Bulka.

PSG adalah klub profesional pertama Bulka pada musim 2019–2020. Saat itu dia menjadi pilihan ketiga setelah Keylor Navas dan Sergio Rico. Semusim berselang, dia turun kelas sebagai kiper keempat di bawah Rico dan Alexandre Latellier.

Jadilah dia dipinjamkan ke dua klub. FC Cartagena di Segunda Division (Spanyol) pada paro pertama dan kembali ke Prancis untuk memperkuat klub Ligue 2 La Berrichonne Chateauroux pada paro kedua.

Musim ini, seiring kedatangan Gianluigi Donnarumma, Bulka kembali tidak mendapat tempat di tim utama PSG. Di OGC Nice pun, mantan kiper akademi Chelsea itu sejatinya kalah bersaing dengan Walter Benitez. Bulka pun baru bermain dua laga musim ini dan semuanya di Coupe de France.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/