alexametrics
24.5 C
Gorontalo
Thursday, May 19, 2022

Madrid Kalah, Modric Malah Terpilih Man of The Match, Ternyata Ini Alasannya

GORONTALOPOST.ID–Pertandingan sangat dramatis terjadi pada leg kedua prempat final Liga Champions 2021-2022 di Estadio Santiago Bernabeu dini hari tadi (13/4).

Chelsea yang dibabat dengan skor 1-3 pada leg pertama di Stamford Bridge, tiba-tiba bangkit. Mereka unggul lebih dulu dengan skor 3-0 lewat gol dari Mason Mount (15′), Antonio Rudiger (51′), dan Timo Werner (75′).

Jika skor masih bertahan 3-0, maka Chelsea akan melaju ke semifinal karena unggul agregat 4-3. Namun, saat pertandingan menyisakan 10 menit lagi, Real mencetak satu gol sangat penting. Sebuah umpan luar biasa dari Luka Modric, berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh pemain pengganti Rodrygo.

Pertandingan selesai. Agregat menjadi 4-4. Dan ini membuat pertandingan dilanjutkan ke babak extra time.

Di fase tambahan ini, Real lebih klinis. Pada menit ke-96, Karim Benzema mencetak gol lewat tandukan. Dia meneruskan umpan matang dari Vinicius.

Di waktu tersisa, Chelsea terus menggempur pertahanan Real. Namun, sejumlah peluang matang di depan gawang, gagal dimanfaatkan dengan baik menjadi gol.

Meski Real kalah, Luka Modric terpilih sebagai man of the match pada laga ini. Panel dari UEFA Technical Observer punya alasan mengapa memilih Modric. Panel memuji tinggi kualitas Modric sebagai motor utama Real dalam laga ini.

“Dia sangat berpengaruh di lini tengah Real. Dia mengontrol lini tengah dengan baik dan selalu menjadi sosok penting dalam memulai serangan,” begitu keterangan resmi UEFA.

“Selain itu, Modric adalah sosok yang sangat vital dalam bertahan. Dan sebuah assist pada gol Rodrygo itu adalah assist yang sensasional,” lanjut keterangan tersebut.

Modric sendiri sangat lega timnya bisa lolos ke semifinal. Chelsea, kata Modric, adalah tim tersulit yang pernah dia hadapi.

“Luar biasa adalah gambaran untuk pertandingan ini. Kami berada di ambang tersingkir sampai akhirnya kami mampu mencetak gol,” ucap Modric dikutip dari situs resmi UEFA.

“Chelsea mencetak tiga gol yang sangat baik. Mungkin yang ketiga agak berbau keberuntungan karena terjadi deflection. Saya tidak mengatakan kami bermain buruk. Tetapi mereka mengambil kesempatan untuk mencetak gol demi gol,” tambah bintang asal Kroasia tersebut.

“Kami kalah, tetapi ini kekalahan yang manis. Jika kamu ingin memenangkan kompetisi ini, kamu harus mengalahkan semua tim. Bagi kami, penting sekali untuk mencapai semifinal,” lanjut Modric.

Pada semifinal, Real akan bertemu pemenang antara Manchester City melawan Atletico Madrid. Pada leg pertama di Manchester, City menang dengan skor 1-0.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Pertandingan sangat dramatis terjadi pada leg kedua prempat final Liga Champions 2021-2022 di Estadio Santiago Bernabeu dini hari tadi (13/4).

Chelsea yang dibabat dengan skor 1-3 pada leg pertama di Stamford Bridge, tiba-tiba bangkit. Mereka unggul lebih dulu dengan skor 3-0 lewat gol dari Mason Mount (15′), Antonio Rudiger (51′), dan Timo Werner (75′).

Jika skor masih bertahan 3-0, maka Chelsea akan melaju ke semifinal karena unggul agregat 4-3. Namun, saat pertandingan menyisakan 10 menit lagi, Real mencetak satu gol sangat penting. Sebuah umpan luar biasa dari Luka Modric, berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh pemain pengganti Rodrygo.

Pertandingan selesai. Agregat menjadi 4-4. Dan ini membuat pertandingan dilanjutkan ke babak extra time.

Di fase tambahan ini, Real lebih klinis. Pada menit ke-96, Karim Benzema mencetak gol lewat tandukan. Dia meneruskan umpan matang dari Vinicius.

Di waktu tersisa, Chelsea terus menggempur pertahanan Real. Namun, sejumlah peluang matang di depan gawang, gagal dimanfaatkan dengan baik menjadi gol.

Meski Real kalah, Luka Modric terpilih sebagai man of the match pada laga ini. Panel dari UEFA Technical Observer punya alasan mengapa memilih Modric. Panel memuji tinggi kualitas Modric sebagai motor utama Real dalam laga ini.

“Dia sangat berpengaruh di lini tengah Real. Dia mengontrol lini tengah dengan baik dan selalu menjadi sosok penting dalam memulai serangan,” begitu keterangan resmi UEFA.

“Selain itu, Modric adalah sosok yang sangat vital dalam bertahan. Dan sebuah assist pada gol Rodrygo itu adalah assist yang sensasional,” lanjut keterangan tersebut.

Modric sendiri sangat lega timnya bisa lolos ke semifinal. Chelsea, kata Modric, adalah tim tersulit yang pernah dia hadapi.

“Luar biasa adalah gambaran untuk pertandingan ini. Kami berada di ambang tersingkir sampai akhirnya kami mampu mencetak gol,” ucap Modric dikutip dari situs resmi UEFA.

“Chelsea mencetak tiga gol yang sangat baik. Mungkin yang ketiga agak berbau keberuntungan karena terjadi deflection. Saya tidak mengatakan kami bermain buruk. Tetapi mereka mengambil kesempatan untuk mencetak gol demi gol,” tambah bintang asal Kroasia tersebut.

“Kami kalah, tetapi ini kekalahan yang manis. Jika kamu ingin memenangkan kompetisi ini, kamu harus mengalahkan semua tim. Bagi kami, penting sekali untuk mencapai semifinal,” lanjut Modric.

Pada semifinal, Real akan bertemu pemenang antara Manchester City melawan Atletico Madrid. Pada leg pertama di Manchester, City menang dengan skor 1-0.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/