alexametrics
29.7 C
Gorontalo
Sunday, June 26, 2022

SEA GAMES 2021: Turunkan Penakluk Ginting di Piala Thomas, Indonesia Waspadai..

GORONTALOPOST.ID- Tim beregu putra dan putri bulutangkis Indonesia di SEA Games mendapat undian yang cukup berat. Pada undian yang digelar di Bac Giang Gymnasium kemarin (15/5), tim putra akan menghadapi Kamboja di babak perempat final.

Sebaliknya, tim putri yang menempati unggulan kedua langsung kolos ke babak semifinal karena peserta hanya enam negara. Nomor beregu bulutangkis SEA Games 2021 akan dimulai pada 16-18 Mei mulai pukul 09.00 waktu setempat

Manajer tim Eddy Prayitno menyampaikan kalau undian di babak awal memuaskan. “Bertemu Kamboja di babak perempat final, di atas kertas kami bisa menang,” katanya kemarin.

Nah, tantangan bagi tim Indonesia baru akan tersaji di babak semifinal. Sebab, Indonesia kemungkinan besar bakal melawan Thailand yang bertemu Filipina di perempat final.

Meski bukan berstatus unggulan, komposisi pemain yang diturunkan Thailand cukup menjanjikan. Di tunggal putra, terdapat pemain yang sebelumnya tampil di Thomas Cup 2022. Yakni Kunlavut Vitidsarn, Sitthikom Thammasin dan Khosit Phetpradab.

Di Thomas Cup sendiri sebagai tuan rumah, Thailand tidak mampu lolos ke fase grup. Namun, yang menjadi catatan, tunggal pertama Kunlavut sukses menekuk andalan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting 21-12, 15-21, 21-9.

Tentu saja ini menjadi perhatian serius bagi Indonesia. Apalagi, Indonesia diperkuat mayoritas pemain yang tampil Badminton Asia Championships (BAC) 2022. Chico Aura Dwi Wardoyo akan menjadi motor kekuatan tunggal putra. Kekuatan lainnya bertumpu pada ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang menjadi juara BAC 2022.

Eddy menyadari kalau kekuatan Thailand begitu mumpuni. “Tim mereka kuat. Bila melihat peta kekuatan, Thailand menjadi salah satu yang terkuat dan harus benar diwaspadai,” bebernya.

Sementara untuk tim beregu putri, tantangan baru ada di semifinal yang kemungkinan bisa melawan Malaysia. Tim Malaysia di babak awal bertemu Vietnam. Kendati demikian, Eddy berharap tim Indonesia mampu memberikan yang terbaik dan tampil tanpa beban. Apalagi dengan lolos otomatis membuat tim putri Indonesia dipastikan minimal mendapat perunggu. “Semoga bisa kami maksimalkan menjadi emas,” ungkapnya. (raf/bas/jawapos)

GORONTALOPOST.ID- Tim beregu putra dan putri bulutangkis Indonesia di SEA Games mendapat undian yang cukup berat. Pada undian yang digelar di Bac Giang Gymnasium kemarin (15/5), tim putra akan menghadapi Kamboja di babak perempat final.

Sebaliknya, tim putri yang menempati unggulan kedua langsung kolos ke babak semifinal karena peserta hanya enam negara. Nomor beregu bulutangkis SEA Games 2021 akan dimulai pada 16-18 Mei mulai pukul 09.00 waktu setempat

Manajer tim Eddy Prayitno menyampaikan kalau undian di babak awal memuaskan. “Bertemu Kamboja di babak perempat final, di atas kertas kami bisa menang,” katanya kemarin.

Nah, tantangan bagi tim Indonesia baru akan tersaji di babak semifinal. Sebab, Indonesia kemungkinan besar bakal melawan Thailand yang bertemu Filipina di perempat final.

Meski bukan berstatus unggulan, komposisi pemain yang diturunkan Thailand cukup menjanjikan. Di tunggal putra, terdapat pemain yang sebelumnya tampil di Thomas Cup 2022. Yakni Kunlavut Vitidsarn, Sitthikom Thammasin dan Khosit Phetpradab.

Di Thomas Cup sendiri sebagai tuan rumah, Thailand tidak mampu lolos ke fase grup. Namun, yang menjadi catatan, tunggal pertama Kunlavut sukses menekuk andalan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting 21-12, 15-21, 21-9.

Tentu saja ini menjadi perhatian serius bagi Indonesia. Apalagi, Indonesia diperkuat mayoritas pemain yang tampil Badminton Asia Championships (BAC) 2022. Chico Aura Dwi Wardoyo akan menjadi motor kekuatan tunggal putra. Kekuatan lainnya bertumpu pada ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang menjadi juara BAC 2022.

Eddy menyadari kalau kekuatan Thailand begitu mumpuni. “Tim mereka kuat. Bila melihat peta kekuatan, Thailand menjadi salah satu yang terkuat dan harus benar diwaspadai,” bebernya.

Sementara untuk tim beregu putri, tantangan baru ada di semifinal yang kemungkinan bisa melawan Malaysia. Tim Malaysia di babak awal bertemu Vietnam. Kendati demikian, Eddy berharap tim Indonesia mampu memberikan yang terbaik dan tampil tanpa beban. Apalagi dengan lolos otomatis membuat tim putri Indonesia dipastikan minimal mendapat perunggu. “Semoga bisa kami maksimalkan menjadi emas,” ungkapnya. (raf/bas/jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/