alexametrics
28.8 C
Gorontalo
Friday, July 1, 2022

SEA Games 2021: Juara Dunia Badminton Junior Asal Indonesia Bidik Laga Final

GORONTALOPOST.ID – Unggulan kedua nomor perorangan ganda putra ajang bulutangkis SEA Games Vietnam 2021, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus bermain tiga gim sebelum memastikan satu tempat di babak semifinal.

Berlaga pada babak perempat final di Bac Giang Gymnasium, Jumat (20/5), Juara Dunia Badminton Junior itu dipaksa bekerja keras oleh pasangan Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Nanthakarn Yordphaisong. Lewat perjuangan sengit, Leo/Daniel menang 21-15, 17-21, 21-15.

“Pasangan Thailand bermain fight, mati-matian. Jadi kita juga coba usaha habis-habisan untuk menang,” kata Leo kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

“Di gim kedua mereka mengubah dari servisnya dan kita kurang antisipasi. Baru di gim ketiga kita sudah bisa mengatasi perubahan itu,” sambung Daniel.

Sudah dipastikan menyumbang medali, tetapi Leo/Daniel belum merasa puas. Mereka membidik laga final sebagai terget selanjutnya.

Tidak mudah karena pasangan peringkat 23 dunia harus meladeni wakil tuan rumah, Tuan Duc Do/Hong Nam Pham.

“Kita belum puas, masih ada semi final besok dan kita mau coba buat ke final. Walau tidak mudah tapi kita coba main maksimal di setiap pertandingan,” sahut Daniel.

“Besok tidak boleh takut walau lawan tuan rumah. Tidak boleh kalah start. Kita akan berjuang demi nama Indonesia,” lanjutnya.

Senada dengan Leo/Daniel, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan juga belum puas dengan kepastian mereka mendapat medali.

“Cukup senang bisa menyumbang medali tapi belum puas karena maunya lebih. Buat besok lebih menyiapkan ke diri sendiri dan partner saja,” tutur Pramudya.

Pramudya/Yeremia akan bertemu pasangan Hei Yong Kai Terry/Loh Kean Hean dari Singapura di babak semi final. Pramudya/Yeremia sendiri memastikan tiket empat besar usai menang atas ganda Filipina, Solomon Jr. Padiz/Julius Villabrille dua gim langsung 21-17, 21-14.

“Hari ini kami merasa tampil lebih baik daripada kemarin. Tapi memang masih banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Ini yang harus dievaluasi untuk besok,” tutup Pramudya. (*)

GORONTALOPOST.ID – Unggulan kedua nomor perorangan ganda putra ajang bulutangkis SEA Games Vietnam 2021, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus bermain tiga gim sebelum memastikan satu tempat di babak semifinal.

Berlaga pada babak perempat final di Bac Giang Gymnasium, Jumat (20/5), Juara Dunia Badminton Junior itu dipaksa bekerja keras oleh pasangan Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Nanthakarn Yordphaisong. Lewat perjuangan sengit, Leo/Daniel menang 21-15, 17-21, 21-15.

“Pasangan Thailand bermain fight, mati-matian. Jadi kita juga coba usaha habis-habisan untuk menang,” kata Leo kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

“Di gim kedua mereka mengubah dari servisnya dan kita kurang antisipasi. Baru di gim ketiga kita sudah bisa mengatasi perubahan itu,” sambung Daniel.

Sudah dipastikan menyumbang medali, tetapi Leo/Daniel belum merasa puas. Mereka membidik laga final sebagai terget selanjutnya.

Tidak mudah karena pasangan peringkat 23 dunia harus meladeni wakil tuan rumah, Tuan Duc Do/Hong Nam Pham.

“Kita belum puas, masih ada semi final besok dan kita mau coba buat ke final. Walau tidak mudah tapi kita coba main maksimal di setiap pertandingan,” sahut Daniel.

“Besok tidak boleh takut walau lawan tuan rumah. Tidak boleh kalah start. Kita akan berjuang demi nama Indonesia,” lanjutnya.

Senada dengan Leo/Daniel, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan juga belum puas dengan kepastian mereka mendapat medali.

“Cukup senang bisa menyumbang medali tapi belum puas karena maunya lebih. Buat besok lebih menyiapkan ke diri sendiri dan partner saja,” tutur Pramudya.

Pramudya/Yeremia akan bertemu pasangan Hei Yong Kai Terry/Loh Kean Hean dari Singapura di babak semi final. Pramudya/Yeremia sendiri memastikan tiket empat besar usai menang atas ganda Filipina, Solomon Jr. Padiz/Julius Villabrille dua gim langsung 21-17, 21-14.

“Hari ini kami merasa tampil lebih baik daripada kemarin. Tapi memang masih banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri. Ini yang harus dievaluasi untuk besok,” tutup Pramudya. (*)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/