alexametrics
27.4 C
Gorontalo
Friday, May 27, 2022

Rak Lemari Penuh, N’Golo Kante Banjir Penghargaan Player of The Match

GORONTALOPOST.ID–Gelandang Chelsea N’Golo Kante membuktikan bahwa dirinya tidak perlu mencetak gol untuk menjadi bintang lapangan.

Kante terpilih sebagai player of the match (POTM) meski tidak mencatatkan namanya di papan skor dalam kemenangan dua gol tanpa balas Chelsea atas Lille OSC di Stamford Bridge kemarin (23/2).

Dua gol kemenangan The Blues dalam first leg 16 besar Liga Champions itu dicetak Kai Havertz yang bermain sebagai false nine dan wide attacker Christian Pulisic.

Kante? Dia hanya memberikan umpan gol kepada Pulisic. Tapi, tim dari Technical Observer UEFA memberikan penilaian terbaik untuk gelandang bertahan timnas Prancis tersebut.

”Dia (Kante) ada di mana-mana sejak menit awal sampai akhir, selalu memenangi perebutan bola satu lawan satu, dan memberikan umpan gol untuk Pulisic,” tulis Technical Observer UEFA di laman resmi konfederasi.

POTM kemarin merupakan yang keempat beruntun bagi Kante pada fase knockout Liga Champions. Tiga POTM sebelumnya diraih pada musim lalu.

Yakni, di dua leg semifinal melawan Real Madrid dan final ketika mengalahkan Manchester City. Total, dari delapan laga Kante di fase knockout sejak musim lalu, lima laga berakhir dengan POTM.

”Kante sungguh fenomenal. Tampaknya tidak ada lagi tempat tersisa di rak lemarinya untuk menyimpan gelar player of the match,” puji pandit BT Sport Rio Ferdinand.

Tactician Chelsea Thomas Tuchel juga melihat Kante telah kembali seperti yang dikenalnya. ”Dia sempat bermasalah dengan cedera dan halangan (lutut, pangkal paha, hingga positif Covid-19, Red).

Tetapi, kini dia sudah kembali ke performa terbaiknya dan kembali menjadi penentu jalannya pertandingan bagi tim kami,’’ beber Tuchel.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Gelandang Chelsea N’Golo Kante membuktikan bahwa dirinya tidak perlu mencetak gol untuk menjadi bintang lapangan.

Kante terpilih sebagai player of the match (POTM) meski tidak mencatatkan namanya di papan skor dalam kemenangan dua gol tanpa balas Chelsea atas Lille OSC di Stamford Bridge kemarin (23/2).

Dua gol kemenangan The Blues dalam first leg 16 besar Liga Champions itu dicetak Kai Havertz yang bermain sebagai false nine dan wide attacker Christian Pulisic.

Kante? Dia hanya memberikan umpan gol kepada Pulisic. Tapi, tim dari Technical Observer UEFA memberikan penilaian terbaik untuk gelandang bertahan timnas Prancis tersebut.

”Dia (Kante) ada di mana-mana sejak menit awal sampai akhir, selalu memenangi perebutan bola satu lawan satu, dan memberikan umpan gol untuk Pulisic,” tulis Technical Observer UEFA di laman resmi konfederasi.

POTM kemarin merupakan yang keempat beruntun bagi Kante pada fase knockout Liga Champions. Tiga POTM sebelumnya diraih pada musim lalu.

Yakni, di dua leg semifinal melawan Real Madrid dan final ketika mengalahkan Manchester City. Total, dari delapan laga Kante di fase knockout sejak musim lalu, lima laga berakhir dengan POTM.

”Kante sungguh fenomenal. Tampaknya tidak ada lagi tempat tersisa di rak lemarinya untuk menyimpan gelar player of the match,” puji pandit BT Sport Rio Ferdinand.

Tactician Chelsea Thomas Tuchel juga melihat Kante telah kembali seperti yang dikenalnya. ”Dia sempat bermasalah dengan cedera dan halangan (lutut, pangkal paha, hingga positif Covid-19, Red).

Tetapi, kini dia sudah kembali ke performa terbaiknya dan kembali menjadi penentu jalannya pertandingan bagi tim kami,’’ beber Tuchel.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

/