alexametrics
23.3 C
Gorontalo
Wednesday, January 19, 2022

Tiga Tak Cukup, Eks Pelatih Barcelona Ini Minta Aturan Pergantian Pemain Diubah

GORONTALOPOST.ID–Manajer Manchester City Pep Guardiola menyatakan, tradisi unik Liga Premier yang tetap berlaga saat momen Natal dan Tahun Baru seharusnya tidak berubah. Tetapi klub harus dibolehkan mengganti lima pemain guna melindungi para pemain di tengah jadwal yang padat.

Menurut mantan pelatih Barcelona ini, liga-liga papan atas di Eropa mengadopsi aturan jumlah pergantian pemain per pertandingan menjadi lima. Hal itu guna meringankan beban kerja para pemain di tengah pandemi Covid-19.

Namun klub-klub Liga Inggris tak mau melakukan hal ini. Ketika sebagian besar liga jeda musim dingin, tim-tim Inggris malah memainkan tiga pertandingan dalam kurun 26 Desember–2 Januari.

Mengingat banyak laga ditunda gara-gara Covid-19, Guardiola mengatakan, sudah waktunya Liga Inggris beradaptasi ketentuan pergantian lima pemain.

”Tradisi Boxing Day memang penting. Ini ciri khas liga ini. Tidak akan berubah. Boxing Day sangat menyenangkan bagi keluarga untuk pergi bersama ke stadion,” kata Guardiola seperti dikutip Reuters menjelang lawatan ke kandang Leicester City lusa, seperti dilansir dari Antara, Jumat (24/12).

Namun dari sisi pemain, Guardiola menganggap jadwal yang padat membuat pemain tak punya waktu libur yang cukup. Oleh karena itu rotasi pemain menjadi sangat penting.

”Kami ingin melindungi para pemain, jadi berlakukan aturan lima pergantian pemain. Itu jauh lebih baik dengan jumlah pertandingan sebanyak sekarang, tetapi Liga Premier dan klub sudah memutuskan tidak,” ucap Guardiola.

Para pemain dan manajer beranggap keselamatan pemain tidak dianggap cukup serius padahal Covid-19 terus memperburuk situasi. Guardiola lalu mengatakan, klub-klub harus bersatu dan mogok bermain sekalipun dia tak menginginkan hal itu terjadi.

”Hanya kata-kata tidak akan menyelesaikan apa pun. (Bagi) UEFA, FIFA, Liga Premier, televisi, bisnis lebih penting daripada keselamatan pemain,” sebut Guardiola.

”Mungkin kami perlu mogok agar orang-orang memperhatikan. Tetapi kami ingin bermain untuk membahagiakan orang-orang selama Desember. Kami senang melakukannya,” tambah Guardiola.(Jawapos)

GORONTALOPOST.ID–Manajer Manchester City Pep Guardiola menyatakan, tradisi unik Liga Premier yang tetap berlaga saat momen Natal dan Tahun Baru seharusnya tidak berubah. Tetapi klub harus dibolehkan mengganti lima pemain guna melindungi para pemain di tengah jadwal yang padat.

Menurut mantan pelatih Barcelona ini, liga-liga papan atas di Eropa mengadopsi aturan jumlah pergantian pemain per pertandingan menjadi lima. Hal itu guna meringankan beban kerja para pemain di tengah pandemi Covid-19.

Namun klub-klub Liga Inggris tak mau melakukan hal ini. Ketika sebagian besar liga jeda musim dingin, tim-tim Inggris malah memainkan tiga pertandingan dalam kurun 26 Desember–2 Januari.

Mengingat banyak laga ditunda gara-gara Covid-19, Guardiola mengatakan, sudah waktunya Liga Inggris beradaptasi ketentuan pergantian lima pemain.

”Tradisi Boxing Day memang penting. Ini ciri khas liga ini. Tidak akan berubah. Boxing Day sangat menyenangkan bagi keluarga untuk pergi bersama ke stadion,” kata Guardiola seperti dikutip Reuters menjelang lawatan ke kandang Leicester City lusa, seperti dilansir dari Antara, Jumat (24/12).

Namun dari sisi pemain, Guardiola menganggap jadwal yang padat membuat pemain tak punya waktu libur yang cukup. Oleh karena itu rotasi pemain menjadi sangat penting.

”Kami ingin melindungi para pemain, jadi berlakukan aturan lima pergantian pemain. Itu jauh lebih baik dengan jumlah pertandingan sebanyak sekarang, tetapi Liga Premier dan klub sudah memutuskan tidak,” ucap Guardiola.

Para pemain dan manajer beranggap keselamatan pemain tidak dianggap cukup serius padahal Covid-19 terus memperburuk situasi. Guardiola lalu mengatakan, klub-klub harus bersatu dan mogok bermain sekalipun dia tak menginginkan hal itu terjadi.

”Hanya kata-kata tidak akan menyelesaikan apa pun. (Bagi) UEFA, FIFA, Liga Premier, televisi, bisnis lebih penting daripada keselamatan pemain,” sebut Guardiola.

”Mungkin kami perlu mogok agar orang-orang memperhatikan. Tetapi kami ingin bermain untuk membahagiakan orang-orang selama Desember. Kami senang melakukannya,” tambah Guardiola.(Jawapos)

Must read

More articles

Latest article