
GORONTALOPOST- Valentino Rossi, mantan pembalap MotoGP yang legendaris, mengekspresikan antusiasmenya menghadapi tantangan baru dalam Kejuaraan Ketahanan (Endurance) Le Mans 24 Jam yang akan berlangsung pada 15-16 Juni 2024. Dalam perlombaan ini, peserta harus mengendari mobil selama berjam-jam di sirkuit, sebuah ujian ketahanan dan strategi yang intens.
"Le Mans 24 Jam adalah tujuan pertama saya ketika saya memulai karier di olahraga motor, karena ini adalah balapan paling bergengsi di dunia," ujar Rossi. Bagi Rossi, kesuksesan dalam Le Mans 24 Jam membutuhkan persiapan yang matang dan strategi khusus.
Meskipun berbeda dengan balap MotoGP, Rossi melihat adanya kesamaan dalam teknik balap, seperti pengereman dan manajemen jalur.
Setelah pensiun dari kelas premier MotoGP pada 2021, Rossi beralih ke Kejuaraan Ketahanan Dunia (WEC) bersama tim BMW GT3 WRT. Sebagai pembalap yang telah meraih sembilan kali juara dunia MotoGP, Rossi mengakui bahwa Le Mans memerlukan persiapan yang sangat baik.
Meski sempat mengalami kegagalan di Spa dan berada di peringkat 10 klasemen kejuaraan dunia GT3, Rossi tetap menunjukkan semangatnya dalam menghadapi tantangan balapan ketahanan.
Rossi menyatakan bahwa ia tidak memiliki target khusus mengenai berapa lama akan terus berkompetisi. "Saya berharap bisa terus balapan selama mungkin. Selama saya bisa cepat dan menikmatinya, saya tentu akan melanjutkannya. Jadi, mengapa tidak balapan hingga untuk 10 tahun lagi?" ujarnya dengan optimis.
Ajang Le Mans 24 Jam kali ini menjadi tantangan baru bagi Rossi yang selalu bersemangat untuk menghadapi berbagai kompetisi dalam dunia balap.
