
GORONTALOPOST- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menanggapi keluhan Shin Tae-yong, terkait jadwal padat dan format turnamen Piala AFF 2024. Erick menyatakan bahwa jadwal padat adalah hal yang tidak bisa dihindari dalam dunia sepak bola, baik di level nasional maupun internasional.
"Ya, semua format pasti melelahkan," ujar Erick saat ditemui usai acara PSSI Partner Summit di Park Hyatt, Senin.
Ia membandingkan situasi ini dengan liga-liga di Eropa, di mana para pemain tidak hanya bermain di kompetisi domestik tetapi juga harus tampil di turnamen internasional seperti Liga Champions di tengah musim. "Kalau kita lihat di liga-liga Eropa, mereka main di liganya, habis itu main di Champions League di tengah kompetisi," jelas Erick.
Erick juga menegaskan bahwa PSSI berupaya tetap mendukung pembinaan pemain muda meski jadwal turnamen internasional padat. "Karena itu kan saya tidak memaksa liga berhenti, kita fokus ke pemain muda," tambahnya.
Pernyataan Erick ini merespons kritik Shin Tae-yong yang sebelumnya menyoroti jadwal dan format Piala AFF yang dianggap melelahkan. Shin mengusulkan agar penyisihan grup kembali dilakukan di satu negara dengan sistem terpusat, guna mengurangi beban perjalanan dan kelelahan pemain.

