Anggota Deprov saat berkunjung ke SMK Negeri 1 Batudaa. (humas)GORONTALOPOST.CO.ID – Setiap sekolah Menengah kejuruan (SMK) di Gorontalo harus memiliKi branding. Menjadi salah satu alasan Dewan Provinsi (Deprov) melalui Komisi IV melakukan kunjungan ke SMK II Paguyaman.
“Kita sudah sepakat dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) bahwa setiap SMK ada brandingnya yakni Kejuruan yang di unggulkan,” ucap Sofyan Puhi selaku Koordinator Komisi IV Deprov Gorontalo, kemarin.
Untuk menindaklajuti kesepakatan tersebut, maka Deprov harus turun ke lapangan untuk melihat keberadaan sekolah-sekolah dimaksud." Fokus kita pada penetapa branding SMK.Namun kita juga melihat sapras penunjang sekolah ini,"ungkapnya.
Sofyan mengaku dengan kebijakan tersebut SMK II Paguyaman mengalami peningkatan. "Karena jurusan yang dipilih sesuai kebutuhan pasar, Alhamdullilah siswa yang masuk sekolah ini terus mengalami peningkatan,"ungkapnya. “Kami harapkan kepada Pemerintah Daerah, agar mendorong lagi terutama tentang kesiapan ketenagaan. Sekolah ini masih butuh beberapa guru produktif diantaranya guru matematika,” ungkap Sofyan.
Adapun menurutnya sarana dan prasarana yang dibutukan bantuan dari pemerintah oleh SMK 2 Paguyaman yakni salah satunya pengadaan Ruangan Aula. “Awalnya, Aula di Sekolah ini sudah ada, akan tetapi telah dijadikan Ruang Partai Siswa (SPS). Sehingga dibutuhkan lagi penganggaran dari Pemerintah,” tutur Sofyan.
Dalam kesempatan itu pula, Deprov Gorontalo sangat berharap untuk seluruh SMK di Provinsi Gorontalo fokus pada branding Sekolah. Agar Pemerintah Daerah dapat mendorong dan menjadikan Sekolah mempunyai branding masing-masing.“Insya Allah setelah berakhirnya pandemi ini, kita akan berjalan lancar, dan kita akan menuju kepada sekolah unggulan. Sebagaimana yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Pusat,”tandasnya.(zis/adv)