Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Wabup Merlan Tantang Media Publish Wajah Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Azis Manansang • Senin, 5 Juni 2023 | 11:13 WIB

 

Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S Uloli saat memberikan sambutan di Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Perempuan dan Anak,(Humaskab
Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S Uloli saat memberikan sambutan di Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Perempuan dan Anak,(Humaskab

Gorontalopost.id, SUWAWA - Pernyataan keras dilontarkan Wakil Bupati Bone Bolango Merlan S Uloli. Ia meminta kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak perlu ditoleransi.

Bahkan Wakil Bupati perempuan pertama di Bone Bolango ini menantang media di Gorontalo harus berani mengekspos wajah pelaku.

"Biar untuk sanksi sosial bagi pelaku. Walaupun nanti korban kan biasa inisial. Tetapi, pelaku ini kalau perlu fotonya ditampilkan," ujar Merlan Uloli. Usai membuka kegiatan Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Perempuan dan Anak di Hotel Aston Gorontalo, kemarin (01/06/23).

Menurutnya, untuk menghindari kode etik, foto pelaku lebih baik ditutupi hanya matanya saja. Asalkan wajahnya ditampakkan nyata.

Hal itu, kata dia, bertujuan memberikan efek jera bagi pelaku dan menjadikan momok bagi siapapun berniat berbuat hal yang sama.

Ia mengaku ingin semua pelaku tindak kejahatan terhadap perempuan dan anak itu jengah sekaligus jera.

Pasalnya, kasus kekerasan perempuan dan anak masih sering menghantui Provinsi Gorontalo, terutama Kabupaten Bone Bolango.

"Kita Bone Bolango itu kekerasan perempuan begitu banyak, tapi sedikit yang dipublish media," ujar Merlan.

Ia pun melontarkan seruan keras, agar pelaku kejahatan perempuan dan anak dihukum seberat mungkin.

Oleh karenanya, ia berharap Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Perempuan dan Anak dapat membawa perubahan di masa depan.

Diketahui, agenda pelatihan tersebut merupakan program Kementerian PPA RI. Dihadiri seluruh kepala desa beserta relawan se-Kabupaten Bone Bolango.

Tak tanggung, Pemda Bone Bolango mendatangkan langsung Riza Wahyuni, Psikolog klinis dan forensik LPP Geofira dan SATGAS PPA Jawa Timur.

"Dengan adanya pelatihan dan narasumber langsung dari Psikolog Jawa Timur ini, akan banyak ilmu, strategi yang diterima oleh para peserta," tandasnya.(Antho).

Editor : Azis Manansang
#Merlan Uloli #PEMKAB BONE BOLANGO