Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Penguatan Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda FKUB, Kamaru : Kemajemukan adalah Rahmat Perlu Disyukuri

Azis Manansang • Sabtu, 15 Juli 2023 | 14:45 WIB

Penguatan Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda  Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Gorontalo. Berlangsung di Hotel  Eljie Kota Gorontalo.(humas).
Penguatan Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Gorontalo. Berlangsung di Hotel Eljie Kota Gorontalo.(humas).


Gorontalopost.Id,   GORONTALO - Urgensi Moderasi Beragama yaitu menjaga keseimbangan hak beragama dan komitmen kebangsaan.

"Kemajemukan itu adalah rahmat. Kemajemukan adalah kekayaan bangsa Indonesia, jadi perlu disyukuri. Kemajemukan itu perlu dikelola supaya jadi rahmat.

Baca Juga: Perbankan Gorontalo Diminta Bina Atlet Berprestasi Nasional dan Internasional Asal Gorontalo

Kemajemukan adalah pengakuan dan jaminan terhadap pluralitas dalam hal etnik, budaya dan agama yang khas bagi bangsa, harus ditata secara insklusif,"ungkap KH. Drs. Abdul Rasyid Kamaru, M.PdI selaku Ketua FKUB Provinsi Gorontalo.

Saat membuka kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Gorontalo. Berlangsung di Hotel Eljie Kota Gorontalo, Sabtu, (15/07/2023).

Baca Juga: Buka Porsebank Gorontalo Tahun 2023 Penjagub Ismail Minta 15 Perbankan Bantu Perekonomian Daerah

Menurut Abdul Rasyid Kamaru, keterbukaan dan pengakuan terhadap kemajemukan menjadi kunci untuk membangun dialog mewujudkan moderasi beragama.

Generasi muda merupakan agen moderasi beragama yang diharapkan dapat turut serta mewujudkan masyarakat semakin beriman dan bertakwa.

"Sekaligus mampu menebarkan atau mengartikulasikan cara beragama yang tidak lepas dari nilai perdamaian dan persaudaraan,"ujarnya.

Baca Juga: 2024 Perbaikan Jalan Tulabolo-Pinogu Action Diusulkan Penjagub ke BPJN Melalui Inpres

Sehingga itu menurutnya tugas merawat ke-Indonesia-an, dengan keberagamanan, serta empat hal sebagai ciri dari moderasi beragama.

"Pertama, komitmen kebangsaan berdasarkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Yang kedua yaitu toleransi terhadap umat lain yang berbeda agama dalam menjalankan aktivitas ibadah atau keagamaan lainnya.

Ketiga yaitu anti kekerasan. Yang terakhir yaitu menghargai budaya bangsa yang merupakan kearifan lokal kita,"tandasnya.

Baca Juga: Demo Puluhan Pemuda dan Mahasiswa di Polda Gorontalo Sampaikan Tiga Tuntutan

Kegiatan yang diikuti 50 peserta yang diakhiri dengan deklarasi Dukungan Terhadap Moderasi Beragama.

Menghadirkan narasumber diantaranya K.H. Drs. Abdul Rasyid Kamaru, M.PdI selaku Ketua FKUB Provinsi Gorontalo dengan materi " Moderasi Beragama Memperkuat Kerukunan Umat Beragama.

Baca Juga: Seminar Nasional Hari Bhakti Adhyaksa Diapresiasi Penjagub Ismail

Kemuduian Dr. Hj. Wiwik Widyawati Mayang, M.Si selaku Analis Kebijakan pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo dengan materi " Arah dan Kebijakan Kementerian Agama Dalam Penguatan Moderasi Beragama"
.

Serta Ampauleng Zainuddin, S. Hum, M.Pd selaku Akademisi IAIN Gorontalo dengan Materi " Pentingnya Pemuda Memahami tentang Moderasi Beragama".(zis)

 

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #fkub #Deklarasi #generasi muda