Gorontalopost.Id, GORONTALO - Kepulangan jemaah haji Gorontalo dibahas dalam Rapat koordinasi lintas sektor kegiatan debarkasi Haji Gorontalo di EHA Sultan Hasanddin, berlangsung pada Jumat (21/07/2023).
Rapat dihadiri Plt Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Budi Sidiki dan didampingi Kepala Dinas Perhubungan M Jamal Nganro.
Kemduian Kepala Dinas Kesehatan Anang Otoluwa, Biro Kesra, dan Pengubung Gorontalo Subid Makssar serta Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.
Baca Juga: 11 Hari di Gelarnya Operasi Patuh Otanaha 2023 Tindak Kenderaan di Dominasi Odol
Dari Otoritas Bandara hadir Kepala Bidang I KA.UK Ketut Gunarsa, Bea cukai, Kantor Imigrasi, maskapai Garuda Indonesia dan Lion Air, PPIH debarkasi Sulawesi Selatan, KKP Makassar.
“Perjalanan panjang dan waktu tiba jemaah haji di Makassar pada malam hari sehingga secara fisik dan mental jemaah haji yang sebagian besar adalah lansia mengalami kelelahan.
Sehingga kami berharap koordinasi dan sinergitas semua pihak untuk kelancaran debarkasi,” kata Budiyanto Sidiki Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo.
Dalam pertemuan ini perwakilan PT Angkasa Pura menyampaikan bahwa rencana penerbangan Haji Antara dibagi atas tiga kelompok terbang (kloter).
Yaitu Kloter 26 tiba di Makasar pada tanggal 24 Juli pukul 01.15 Wita, berangkat dengan pesawat Lion Air pada pukul
O4.20 Wita.
Kloter 29 tiba di Makasar tanggal 25 Juli pukul 22.32 Wita dan berangkat ke Gorontalo pada tanggal 26 Juli dengan Lion Air pada pukul 03.55 Wita.
Baca Juga: Sepakbola Kapolres Cup Resmi Dimulai, Berlangsung di Lapangan Moutong
Kloter 32 tiba di Makasar tanggal 28 Juli pukul 03.15 Wita, berangkat ke Gorontalo menggunakan Lion Air pukul 08.15 Wita.
Pihak maskapai akan mengupayakan agar pesawat dapat diberangkatkan lebih awal pada pukul 07.00 Wita.
Dalam pertemuan ini oleh Imigrasi menjelaskan bahwa proses pemeriksaan keimigrasiam akan diselesaikan di Makassar sehingga jemaah dapat berangkat ke Gorontalo dengan status penumpang biasa.
Baca Juga: Geledah Gudang Polisi Sita 33.000 Botol Miras dari Sulut, Pemilik Ikut Ditangkap
Bea cukai juga menyampaikan bahwa pemeriksaan bagasi akan dilakukan dengan selektif dengan prosedur X-Ray.
Dan jika diperlukan pemeriksaan akan dilaksanakan di groundhandling pada saat bagasi jemaah dipindahkan dari maskapai Garuda Indonesia ke Lion Air. (IP/Kmfo/mg-02)
Editor : Azis Manansang