Gorontalopost.Id, GORONTALO – Operasi zebra otanaha 2023 yang akan berlangsung selama 14 hari kedepan(04-17 September) resmi dimulai. Operasi yang melibatkan 271 personel baik Polda dan Polres jajarannya.
Ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol, di halaman Mapolda Gorontalo, Senin, (4/9/2023).
Baca Juga: Gelora Merapat , Anis Matta Sorot Kelebihan Prabowo yang Tak Dimiliki Capres Lain
Dalam Operasi Mengambil tema “Kamseltibcarlantas yang kondusif menuju Pemilu Damai 2024 ini.
Kapolda Angesta Romano Yoyol saat memberikan sambutan mengungkapkan, operasi zebra otanaha bertujuan untuk meningkatkan disiplin, tertib berlalulintas.
Sekaligus untuk menekan angka fatalitas korban kecelakaan dan juga pelanggran- pelanggaran lalu lintas yang dilakuan oleh masyarakat.
Terlebih menurutnya, saat ini Provinsi Gorontalo sedang berkembang pesat dalam hal memiliki kenderaan pribadi, olehnya diharapkan semua pihak paham akan tata tertiba berlalulintas.
Baca Juga: Operasi Zebra Otanaha 2023 Segera Digelar Dirlantas Polda Minta Pengendara Taat Aturan
“Sejak selesai Covid-19, kita lihat perkembangannya. Banyak masyarakat kita yg perlu diedukasi bagaimana menggunakan kendaraan sesuai yang ada.
Menggunakan aba-aba sesuai peraturan, karena bagaimana pun ini tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya tanggung jawab polisi,” kata Kapolda
Menurut Jenderal Bintang Dua ini, dari tahun ke tahun ia melihat tingkat keamanan berkendera terjadi peningkatan di daerah daerah yang berkembang.
Baca Juga: Polisi Amankan Truck Bermuatan 5 Ton Batu Akik Diduga Batu Hitam
Sementara di daerah – daerah maju seperti Jakarta ataupun Jawa ada umumnya, tingkat kecelakaan terjadi penurunan.
Sebaliknya di daerah daerah berkembang seperti Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, bisa dikatakan kecelakaan meningkat sangat tajam.
“Berapa banyak kendaraan baru yang keluar dari dealer yang kita sadari setiap membeli kendaraan, belum tentu kita tanya mana SIMnya.
Baca Juga: Aleg DPRD Provinsi Gorontalo Adhan Dambea Tuding Golkar di Belakang Aksi Demo
Kita tidak tahu kendaraanya untuk siapa kan. Apalagi di kampung – kampung sekarang, anak SD saja sudah punya motor dan itu dipakai di jalan raya. Ini perlu di edukasi, kita tidak melarang orang tua beli motor, tetapi dari segi usia dan bahayanya itu bisa fatal,” tegasnya.
Selain hal – hal di atas, Kapolda juga mengingatkan tentang bahaya sepeda listrik yang sedang marak saat ini. Menurutnya sepeda listrik ini harus memiliki regulasi sendiri.
Baca Juga: Diminta Mundur Wabup Hendra Hemeto Sebut IDE Dungu
Diketahui dalam pelaksanaan operasi Zebra Otanaha 2023 ini melibatkan 271 personel baik Polda dan Polres jajaran.
Apel gelar pasukan turut dihadiri Penjabat Gubernur Ismail Pakaya, Wali Kota Gorontalo, Danrem 133 NWB, perwakilan unsur Forkopimda, serta diikuti jajaran Polda Gorontalo, TNI dan instansi terkait lainya.(Mg-02/Kmfo/Hms-pol).
Editor : Azis Manansang