Gorontalopost. Id, GORONTALO - Jadwal dari waktu hambur, tanam dan jadwal pemakaian air dari para petani. Disidangkan Komisi Irigasi Provinsi Wilayah Daerah Irigasi (D.I) Lomaya, Alale, Pilohayanga di Graha Nadia kota Gorontalo, Senin (30/30/2023).
Baca Juga: Proyek Jalan Tenilo Mangkrak, Deprov Gorontalo Sorot Kontraktor
Menurut Kepala Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Aries Ardianto tujuan dilaksanakan sidang komisi irigasi tersebut.
Untuk menyepakati bersama dengan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan pemangku kepentingan lainnya, terkait jadwal pembagian air, masa hambur dan masa tanam padi.
Baca Juga: Diskominfotik Gorontalo Raih Terbaik I Siaran Pers AMH 2023
"Komisi irigasi itu ada tiga, yaitu komisi irigasi Nasional, Provinsi dan Kabupaten-kota.
Nah, Sidang ini sangat penting, karena dari sini kita akan sepakati bersama dengan teman-teman P3A terkait jadwal dari waktu hambur, tanam dan jadwal pemekaian air dari para petani," ungkap Aries Ardianto
Aries menambahkan dengan adanya fenomena Elnino saat ini, suhu permukaan laut menjadi di atas kondisi normal yang menyebabkan debit air di DI Lomaya, Alale dan Pilohanyanga berkurang dari yang biasanya setiap DI itu mencapai 3000 liter perdetik, kini menjadi 1000 liter perdetik.
Baca Juga: Netralitas di Pemilu 2024, ASN Dinas Kelautan Gorontalo Gelar Penandatanganan dan Pembacaan Ikrar
"Cuaca saat ini sangat ekstrem, sehingga volume atau debit air itu sangat berkurang jauh, biasanya disatu pintu sekunder daerah irigasi itu mencapai 3000 liter perdetik, tapi sekarang yang tersedia hanya 1000 liter perdetik" Imbuhnya
Lebih lanjut Kepala Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo itu berharap, dengan adanya kesepakatan bersama yang dihasilkan dari sidang komisi irgasi provinsi tersebut, masing-masing GP3A dan P3A dapat mengatur pemakaian serta pemanfaatan air pada bidang pertanian.
Baca Juga: Sosialisasi Penetapan Garis Sempadan Solusi Penyelamatan Danau Limboto
"Mudah-mudahan apa yang sudah dihasilkan pada sidang hari ini, bisa mengatasi permasalahan dari pemanfaatan serta pemakaian air dan saya sangat berharap GP3A dan P3A dapat meyakinkan kelompoknya dalam pemanfaatan dan pemakaian air," tandasnya
Pada Sidang Komisi Irigasi Provinsi tersebut, selain dihadiri oleh GP3A dan P3A, juga dihadiri oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Gorontalo, Kepala Bappda Provinsi Gorontalo, perwakilan Dinas PU Kabupaten Gorontalo, Perwakilan Dinas PU Bone Bolango, Dinas PU Kota Gorontalo serta pemangku kepentingan lainnya. (Mg-02/kmfo)
Editor : Azis Manansang