Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Peringatan HGN di Gorontalo, Diwarnai Kegiatan Kreatif dan Lomba

Azis Manansang • Senin, 27 November 2023 | 12:04 WIB

 

Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya saat menghadiri Upacara Peringatan HGN ke-78 tahun 2023 tingkat Provinsi Gorontalo . (Foto – Nova)
Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya saat menghadiri Upacara Peringatan HGN ke-78 tahun 2023 tingkat Provinsi Gorontalo . (Foto – Nova)


Gorontalopost.id,   GORONTALO- Peringatan HGN di Gorontalo di Provinsi Goorntalo diwarnai kegiatan yang kreatif dan bermanfaat, seperti lomba – lomba tingkat SMA/SMK/SLB se derajat.

Mulai dari lomba olahraga, lomba pidato bahasa serta lomba Seni Budaya antar Kepala Sekolah.

Ada pula lomba bersinar CBP Rupiah yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia perwakilan Gorontalo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Balai Guru Provinsi Gorontalo.

Baca Juga: Peran perempuan Gorontalo Alami Perbaikan Jumlah Mencalonkan Legislatif Pemilu Capai 281 orang

Sementara itu pada pelaksanaan upacara Hari Guru Nasional (HGN) ke-78 tahun 2023 tingkat Provinsi Gorontalo Gubernur bertindak sebagai sebagai Inspektur upacara
Gorontalo Ismail Pakaya.

Kegiatan yang bertindak yang berlangsung di halaman Museum Purbakala, Sabtu (25/11/2023). HGN ke-78 tahun ini mengambil tema “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka
Belajar”.

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Nawawi Pomolango jadi Ketua KPK Gantikan Firli Hari Ini

Penjagub Ismail Pakaya saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem A. Makarim.

Mengatakan di tahun pertama merdeka belajar, pihaknya menghapus Ujian Nasional dan memberi kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar muridnya.

Hal tersebut menerapkan asesmen Nasional agar semua (guru) berfokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan.

Lingkungan belajar yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid.

Baca Juga: Kapolda Sulut Tetapkan 7 Orang Tersangka Kasus Bentrok Dua Kubu di Bitung Terancam 15 Tahun Penjara

“Saya yakin bahwa ibu dan bapak guru sebagai nakhoda tidak mau membalikkan lagi arah dari kapal merdeka belajar.

Saya optimis bahwa semua pendidik di seluruh Indonesia masih akan terus bergerak mewujudkan merdeka belajar.

Keyakinan ini tumbuh dari hal-hal yang berhasil kita capai bersama dalam empat tahun terakhir,” kata Mendikbud.

Tahun berikutnya Kementerian Pendidikan meluncurkan kurikulum merdeka. Jika asesmen Nasional mengukur tujuan perubahan, kurikulum merdeka memberikan petunjuk jalan
mencapai tujuan itu.

Baca Juga: Ganjar Pranowo-Mahfud MD Awali Titik Kampanye di Timur dan Barat, Akhiri di Wilayah Tengah Indonesia

Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru, karena tidak hanya meringankan beban murid berkat pengurangan pada jumlah materi.

Dan penekanan pada pemahaman yang mendalam. Tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya.

Selajutnya, terobosan besar yang dihadirkan dengan meluncurkan pendidikan guru penggerak. Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga: Bawaslu Launching Siwaskam Aplikasi Bantu Pengawasan Tahapan Kampanye

Karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata.

“Terakhir, yang juga sangat membahagiakan adalah kita sudah semakin dekat untuk mencapai target satu juta guru ASN dan PPPK.

Guna memenuhi kebutuhan guru, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan para pendidik,” paparnya.

Dalam Upacara HGN ini juga turut diserahkan penghargaan Satya Lencana Pendidikan kepada lima orang tenaga guru.(Mg-02/Kmfo).

Editor : Azis Manansang
#peringatan hgn #Gorontalo #hari guru nasional #kegiatan kreatif