Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Sikapi Harga Cabai Melonjak Penjagub Kumpul Pedagang dan Pengempul Cari Solusi Harga

Azis Manansang • Sabtu, 16 Desember 2023 | 22:34 WIB

 

Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya saat mengajak perwakilan pedagang dan pengempul cabe rawit duduk bersama, guna mencari solusi terhadap melonjaknya harga cabai rawit di  Gorontalo. (F:Andhika
Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya saat mengajak perwakilan pedagang dan pengempul cabe rawit duduk bersama, guna mencari solusi terhadap melonjaknya harga cabai rawit di Gorontalo. (F:Andhika

Gorontalopost.id,   GORONTALO–Sikapi harga Cabe rawit yang melonjak, Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya,

Kumpul  perwakilan pedagang dan pengempul cabe rawit untuk duduk bersama, guna mencari solusi  harga cabai rawit di Provinsi Gorontalo, belum lama ini.

“Karena melonjaknya harga cabai ini, maka saya mengundang para pedagang dan pengempul kita sharing apa yang harus dilakukan oleh Pemprov.

Terkait dengan pengendalian harga, kususnya cabai. Apalagi kita sekarang akan memasuki Natal dan Tahun Baru juga,” kata Ismail saat diwawancarai.

Baca Juga: Ketua Projo Gorontalo Sebut Debat Capres Perdana, Buktikan Prabowo Sosok Negarawan

Terkait dengan melonjaknya harga cabai rawit, dijelaskan Ismail saat ini mencapai 130 ribu per kilogram cabai, dengan kualitas tertentu. Untuk kualitas lokal Gorontalo sendiri, bisa di atas 130 ribu.

Sementara informasi dari pedagang, cabai yang ada saat ini dominan berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah yang dijual oleh petani Rp118.000 dan oleh pengecer dijual antara Rp125.000 sampai Rp130.0000

“Tentu kita berharap harga tidak terus naik, sehingga pada saat pelaksanaan natal dan tahun baru tidak memberatkan masyarakat.

Setelah ini juga kita akan membicarakan apa yang harus dilakukan oleh Pemprov secara teknis, saya akan duduk bersama seluruh OPD terkait,”tambahnya.

Baca Juga: Bawaslu Bone Bolango Disorot Tak Peka Kondisi Keuangan Daerah, Dialokasikan Rp 10,8 M Menolak

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Muljadi Mario menjelaskan, alasan melonjaknya harga cabai dikarenakan dua faktor.

Pertama, produksi yang agak menurun khususnya di bulan Desember, karena imbas dari El-nino beberapa waktu lalu.

Kedua melonjaknya konsumsi, menurutnya, di akhir tahun seperti ini banyaknya acara acara pertemuan yang berakibat meningkatnya konsumsi cabai.

Baca Juga: Insiden Wabup Gorontalo Hendra Hemeto Mengamuk Bubarkan Pelantikan Pejabat Struktural Heboh di Medsos

“Yang dikhawatirkan itu adalah margin harga di petani, dengan margin harga di pedagang yang ada semacam spekulasi, ada semacam permainan begitu.

Nah, hal itu akan segera kita tindak lanjuti pertemuan dengan semua pihak, seperti yang pak gubernur sampaikan tadi,” tandasnya.(Mg-02/Kmfo).

Editor : Azis Manansang
#PEMPROV GORONTALO #harga melonjak #penjabat gubernur #cabai rawit