Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Viral Video Kekerasan Oknum Satpol PP Gorontalo terhadap Pengendara Motor

Azis Manansang • Kamis, 26 Desember 2024 | 12:53 WIB

 

tangkapan layar video yang viral di media sosial facebook.(F:ist)
tangkapan layar video yang viral di media sosial facebook.(F:ist)

Gorontalopost, GORONTALO - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terhadap seorang pengendara motor viral di media sosial, terutama di Facebook.

Video berdurasi dua menit yang diunggah oleh akun Wahyudin Moridu pada Selasa (24/12/2024) itu telah memicu kecaman keras dari publik.

Baca Juga: Sekretaris Dispora Gorontalo Utara Jadi Tersangka Kasus Korupsi Relokasi Puskesmas Kwandang

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pengendara motor yang tengah berbicara dengan sejumlah anggota Satpol PP berseragam lengkap.

Tanpa diduga, salah satu petugas mendekati pengendara dari sisi samping dan memukul helm yang dikenakannya. Pengendara, yang mengenakan jaket hijau, terlihat melepas helm dan tampak sempoyongan menuju pos penjagaan.

Tak lama kemudian, saat ia duduk memegangi kepalanya, seorang petugas lain datang dari belakang dan menendangnya hingga terjatuh ke aspal.

Aksi tersebut menuai kritik pedas dari warganet yang mengecam tindakan kekerasan tersebut sebagai penyalahgunaan wewenang. Banyak yang menuntut agar petugas yang terlibat diberi sanksi tegas.

Baca Juga: 77 Personel Polres Boalemo Siap Amankan 25 Gereja Momen Perayaan Natal dan tahun Baru

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Gorontalo, Taufik Sidiki, menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang mencoreng citra institusinya.

“Kami menyesalkan kejadian ini. Awalnya, pengendara motor diduga tidak kooperatif dan sempat memainkan gas motor dengan keras hingga hampir menabrak petugas,” ungkap Taufik dalam keterangan kemarin malam.

Atas kejadian itu tersebut Taufik, ketukan pada helm tersebut awalnya dimaksudkan sebagai bentuk teguran. Namun, ia mengakui tindakan tersebut tidak sesuai dengan prosedur.

Ia memastikan bahwa pihaknya telah memberikan teguran dan sanksi kepada petugas yang terlibat.

“Kami juga meminta maaf kepada korban dan memastikan pengawasan internal akan diperketat untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” tambahnya.

Baca Juga: Pantai Kurenai Tetap Beroperasi, Isu Penutupan Dibantah Pengelola

Sementara itu Netizen di media sosial mengecam keras tindakan tersebut, menyebutnya sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang yang tidak dapat dibenarkan. Banyak yang menuntut agar Satpol PP lebih profesional dalam menjalankan tugas.

Salah seorang pengguna Facebook menulis, “Kekerasan tidak pernah bisa dibenarkan, apalagi oleh aparat. Ada banyak cara yang lebih baik untuk menegur tanpa harus menggunakan kekerasan.”

Hingga berita ini diturunkan, video tersebut telah dibagikan ribuan kali, dan petisi online yang menuntut sanksi lebih berat terhadap oknum petugas juga mulai bermunculan.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi institusi penegak disiplin untuk menjunjung tinggi etika dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.(Mg-02)

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #satpol #video viral