Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Gorontalo Catatkan Deflasi Terendah Nasional Tahun 2024, Bukti Keberhasilan Strategi Ekonomi Daerah

Azis Manansang • Selasa, 7 Januari 2025 | 23:17 WIB

 

ikan selar (ikan tude) menjadi komoditas utama penyumbang inflasi (F:FB)
ikan selar (ikan tude) menjadi komoditas utama penyumbang inflasi (F:FB)

Gorontalopost, GORONTALO – Provinsi Gorontalo menorehkan pencapaian signifikan dengan mencatatkan angka inflasi terendah di Indonesia pada tahun 2024, yakni deflasi sebesar -0,79 persen. Prestasi ini menjadi tonggak sejarah baru sejak provinsi ini berdiri.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Mukhamad Mukhanif, menyebutkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga barang dan jasa.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai, Gorontalo Sasar 2.863 Sekolah dan 262.800 Siswa

"Deflasi sebesar -0,79 persen mencerminkan keberhasilan pengelolaan ekonomi daerah meskipun di tengah tantangan global dan domestik yang terus berlanjut," ungkap Mukhanif dalam pemaparan Berita Resmi Statistik, kemarin.

Mukhanif menjelaskan bahwa deflasi tahunan di Gorontalo menunjukkan stabilitas harga barang dan jasa sepanjang tahun 2024. Hal ini mencerminkan kondisi pasar yang terkendali dengan baik, di mana sejumlah komoditas mengalami penurunan harga.

Salah satu kontributor utama deflasi tahunan adalah penurunan harga cabe rawit, yang memberikan andil deflasi sebesar -0,21 persen pada Desember 2024. Stabilitas pasokan komoditas ini berhasil menekan harga di pasar.

Meskipun mencatat deflasi tahunan, Gorontalo mengalami inflasi bulanan sebesar 0,57 persen pada Desember 2024. Inflasi ini dipengaruhi oleh periode perayaan Natal dan Tahun Baru, yang secara tradisional mendorong kenaikan permintaan.

Baca Juga: Pemancing di Laut Wonggarasi Tewas Tenggelam, Rekannya Selamat Setelah Berjuang ke Daratan

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi bulanan dengan kontribusi 0,56 persen.

alam kelompok ini, ikan selar (ikan tude) menjadi komoditas utama penyumbang inflasi dengan andil 0,26 persen, akibat peningkatan permintaan selama libur akhir tahun.

"Kenaikan harga ikan selar menjadi faktor dominan di bulan Desember, namun secara keseluruhan inflasi Gorontalo tetap lebih rendah dibandingkan dengan daerah lain," tambah Mukhanif.

Keberhasilan Gorontalo dalam mencatat deflasi tahunan merupakan hasil dari kebijakan ekonomi yang tepat, termasuk:

Pengelolaan pasokan pangan untuk menjaga stabilitas harga komoditas utama.
Koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan pelaku pasar.
Program intervensi harga untuk komoditas yang rentan mengalami fluktuasi.

Baca Juga: Dua Warga Gorontalo Diduga Tenggelam di Danau Limboto Saat Memancing

Meski mencatatkan deflasi tahunan yang signifikan, tantangan ekonomi tetap ada, terutama dalam menghadapi dinamika global. Pemerintah daerah diharapkan dapat:

*Terus menjaga stabilitas harga pangan.
*Memperkuat daya beli masyarakat.
*Mengantisipasi potensi kenaikan harga musiman di masa mendatang.

Prestasi Gorontalo dalam menjaga deflasi menunjukkan bahwa dengan pengelolaan ekonomi yang baik, stabilitas harga dapat dicapai bahkan di tengah kondisi ekonomi global yang fluktuatif. Pencapaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #Terendah di Indonesia #BPS Gorontalo #Inflasi 2024