Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Pria Bertato Meninggal Dunia Usai Dihajar Massa Saat Jual Motor Curian di Gorontalo Viral Medsos

Azis Manansang • Sabtu, 15 Februari 2025 | 22:23 WIB

 

Terduga pelaku pencurian sepeda motor saat diamankan usai diamuk massa. (F:ist)
Terduga pelaku pencurian sepeda motor saat diamankan usai diamuk massa. (F:ist)

Gorontalopost, GORONTALO – Seorang pria bertato bernama Rio Langi, warga Kecamatan Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, yang diduga pelaku pencurian motor, dikabarkan meninggal dunia.

Kabar ini menjadi viral di media sosial, setelah rekan almarhum menyampaikan ucapan turut berduka cita melalui media sosial Facebook.

Baca Juga: Oknum Depkolektor Kerap Merampas Kendaraan, Kapolres Beri Peringatan Begini!

“Biar dari ujung mana klo Ng so Lia pa tong 2 nare Ng so senyum² tetap pe baku Haga kmari Ng slalu batogor pa nare ksiang

Rio terakhir baku dpa Deng pegang tangan Deng Ng di mlm perpisahan tahun

Slamat jalan Mario Langi Rio, banya sabar ta uto Christina Sawotongg Langi Tuhan Yesus sumber penghiburan yg sejati,” ujar Shelvia Pepi Mangentiku dalam postingannya.

Selain itu warga net lainnya juga mengabarkan terduga pelaku sudah meninggal dunia.

“Semoga tenang di alam sana pelaku curanmor Rio langi,” ujar akunSeltji Pomalingo

Baca Juga: Terbukti Korupsi Jalan Nani Wartabone, Faisal Lahay Dituntut 3 Tahun Penjara

Adapun dihimpun dari sejumlah sumber, kasus ini berawal ketika Rio hendak menjual sepeda motor Yamaha Nmax merah dengan nomor polisi DB 2856 VB.

Saat itu calon pembeli curiga bahwa motor tersebut hasil curian, kemudian melaporkan kepada warga.

Warga kemudian mengejar Rio hingga akhirnya tertangkap saat bersembunyi di plafon Masjid Al Jauhar, Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Jumat malam (14/2/2025).

Sebelum diamankan polisi, terduga pelaku merupakan buronan Resmob Polresta Manado.

Baca Juga: Truk Bermuatan 7 Ton Air Mineral Kecelakaan di Limboto, Sopir Selamat

Sempat diamuk massa yang menyebabkan luka parah hingga akhirnya dikabarkan meninggal dunia.

Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami kejadian ini.

“Pelaku sudah kami amankan ke rumah sakit, tetapi tidak tertolong. Kami masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya,” ujar Kapolresta. (Gpd-03)

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #curanmor #Polresta Gorontalo Kota #amuk massa