Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Terpendek di Dunia, Sungai Tamborasi Jadi Magnet Wisata Unik Sulawesi Tenggara

Nur Fadilah • Kamis, 10 April 2025 | 09:13 WIB

 

Sungai Tamborasi mengalir langsung ke Laut Flores di Teluk Bone, menciptakan pemandangan menakjubkan. Foto: pikiransultra (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Sungai Tamborasi mengalir langsung ke Laut Flores di Teluk Bone, menciptakan pemandangan menakjubkan. Foto: pikiransultra (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

GORONTALOPOST
-Indonesia dikenal sebagai negeri dengan kekayaan alam yang melimpah. Dari gunung berapi yang megah, hingga danau kawah yang eksotis, setiap sudut Nusantara menyimpan keajaiban tersendiri.

Salah satu keunikan alam yang patut dibanggakan adalah Sungai Tamborasi, sebuah sungai mungil yang terletak di Desa Tamborasi, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Yang membuat Sungai Tamborasi begitu istimewa adalah panjangnya yang hanya sekitar 20 meter dengan lebar sekitar 15 meter. Dengan ukuran sekecil ini, Sungai Tamborasi dinobatkan sebagai sungai terpendek di dunia, mengalahkan Reprua di Georgia yang sebelumnya menyandang gelar serupa dengan panjang 27 meter.

Meski kecil, pesona Sungai Tamborasi tak bisa diremehkan. Aliran airnya yang jernih mengalir langsung ke Teluk Bone, yang merupakan bagian dari Teluk Sulawesi. Perpaduan antara air sungai yang dingin dan air laut yang hangat menciptakan sensasi unik bagi para pengunjung yang ingin merasakan dua suhu berbeda hanya dalam beberapa langkah.

Dari segi pemandangan, sungai ini dikelilingi oleh tebing-tebing batu kapur dan pepohonan hijau yang menambah kesan asri dan alami. Tak heran jika kawasan ini menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati keindahan alam yang berbeda dari biasanya.

Selain menawarkan keindahan alam, Sungai Tamborasi juga menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat setempat. Warga Desa Tamborasi menjaga dan merawat kawasan ini sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah alam yang mereka miliki.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung bisa menempuh perjalanan darat sekitar 90 kilometer dari Kota Kolaka atau sekitar 5-6 jam perjalanan dari Kota Kendari. Meski memerlukan usaha, keindahan yang ditawarkan akan membuat setiap lelah terbayar lunas.

Sungai Tamborasi membuktikan bahwa keajaiban tidak selalu datang dalam ukuran besar. Dalam bentangan 20 meter air yang mengalir, terdapat kisah tentang kekayaan alam, keharmonisan masyarakat, dan keunikan geografis yang hanya dimiliki oleh Indonesia.(*)

 

Editor : Nur Fadilah
#keajaiban alam #Gorontalo