Gorontalopost,GORONTALO – Ketegangan antara Satpol PP Kota Gorontalo dan aparat kepolisian Polda Gorontalo memanas.
Menyusul dugaan penganiayaan terhadap salah satu anggota polisi yang berujung pada insiden penyerangan di kantor Satpol PP.
Baca Juga: Jadwal Paripurna DPRD Gorontalo Dirombak, Ini Alasan dan Agenda Barunya
Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro, mengungkapkan bahwa anggota kepolisian yang menjadi korban kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya.
“Anggota kami masih dirawat karena ada beberapa luka fisik yang cukup serius.
Kami juga sudah menjenguk langsung untuk memastikan kondisinya,” ujar Desmont kepada awak media.
Lebih lanjut, Desmont menjelaskan kronologi berdasarkan keterangan sejumlah saksi.
Peristiwa tersebut bermula saat korban hendak pulang ke rumah, namun di tengah perjalanan bertemu dengan sejumlah petugas Satpol PP yang sedang menjalankan razia.
“Awalnya hanya percakapan biasa. Namun, terjadi kesalahpahaman yang memicu tindak kekerasan dari beberapa oknum Satpol PP terhadap anggota kami,” jelasnya.
Menurut Desmont, pihak kepolisian kini tengah mendalami insiden tersebut guna memastikan motif dan pihak yang terlibat.
Ia menekankan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional.
Terkait beredarnya tudingan bahwa sekelompok anggota polisi menyerang kantor Satpol PP, Desmont membenarkan bahwa pihaknya sudah menggelar olah tempat kejadian perkara.
“Kami sudah lakukan pemeriksaan di lokasi. Saat ini masih kita telusuri apakah benar ada unsur penyerangan oleh oknum polisi atau ada faktor pemicu lain di balik kejadian itu,” ucapnya.
Ia mengimbau publik agar tidak berspekulasi lebih jauh sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.
“Saya minta masyarakat bersabar. Kami sedang bekerja untuk mengungkap kebenarannya, agar tidak menimbulkan informasi simpang siur di tengah masyarakat,” tutupnya.
Baca Juga: Tewas Tertimpa Batu di Tambang Ilegal Pohuwato, Polisi Buru Pemilik Lokasi Tambang
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang polisi diduga dianiaya saat petugas Satpol PP menggelar razia minuman keras di sebuah kafe.
Tak lama setelah insiden tersebut, kantor Satpol PP menjadi sasaran amukan sekelompok orang yang diduga melibatkan oknum polisi.
Akibat serangan itu, atap dan jendela kantor rusak berat karena dilempari batu. (Mg-04).
Editor : Azis Manansang