Gorontalopost, GORONTALO — Peringatan 120 tahun Syarikat Islam menjadi momentum reflektif bagi bangsa Indonesia untuk kembali meneladani perjuangan Haji Oemar Said (H.O.S.) Tjokroaminoto.
Dan para pendiri gerakan ini yang telah menanamkan fondasi kebangkitan ekonomi, sosial, dan nasionalisme umat Islam di Tanah Air.
Baca Juga: Warga Bone Bolango Bersatu Aksi Demo Batal Setelah Massa Hadang di Centre Point
Ketua Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menyampaikan bahwa peringatan ini.
Bukan sekadar mengenang sejarah panjang organisasi tertua di Indonesia tersebut, tetapi juga menjadi ajakan untuk melanjutkan cita-cita luhur para pendirinya.
“Selama lebih dari satu abad, Syarikat Islam telah menjadi pionir dalam menegakkan kemandirian ekonomi umat.
Dan memperjuangkan kesadaran kebangsaan berbasis nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tuturnya.
Ridwan menegaskan bahwa jejak perjuangan Syarikat Islam telah melahirkan tokoh- tokoh besar bangsa seperti Soekarno, Semaoen, dan Mohammad Hatta.
Para pemimpin yang semangat perjuangannya berakar dari gerakan kebangkitan yang digagas H.O.S. Tjokroaminoto sejak awal abad ke-20.
Nilai-nilai perjuangan itu, kata Ridwan, masih relevan dengan tantangan zaman modern saat ini.
“Di usia ke-120 tahun, kita diingatkan kembali untuk membangun ekonomi rakyat yang berkeadilan, menegakkan amanah dalam sosial dan politik, serta memperkuat ukhuwah
Islamiyah.
Syarikat Islam harus menjadi motor gerakan moral dan ekonomi umat,” ujar Ridwan dengan penuh semangat.
Ia berharap, Syarikat Islam tetap konsisten menjadi gerakan pembebasan umat dan bangsa dari ketimpangan ekonomi dan degradasi moral.
“Semoga semangat Syarikat Islam terus hidup, memberi inspirasi bagi generasi muda dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.(Mg-02)
Editor : Azis Manansang