Gorontalopost, GORONTALO - Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Gorontalo memasuki tahap krusial.
Pada Minggu, 23 November 2025, seluruh peserta yang telah lolos administrasi dan uji kompetensi mengikuti tes psikologi sebagai bagian penting sebelum melangkah ke tahap wawancara.
Baca Juga: Layanan Kesehatan di Gorontalo Disorot, Wali Kota Murka, Puskesmas Dicopot, RS Terancam Ditutup
Uji psikologi yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 Wita ini dipusatkan di Sekolah Sukma Nusa Bangsa, Jalan Arif Rahman Hakim.
Tes tersebut dikerjakan di bawah pendampingan profesional dari Biro Psikologi Sukma & Partners Co., lembaga yang dipercaya Tim Seleksi untuk memastikan proses asesmen berjalan objektif dan sesuai standar.
Para peserta diuji dari berbagai aspek psikologis yang dinilai relevan dengan tugas dan tanggung jawab seorang komisioner penyiaran.
Ketua Tim Seleksi KPID Provinsi Gorontalo, Mohammad Reza, menyampaikan bahwa hasil psikotes ini.
Akan menjadi dasar utama untuk menentukan peserta yang dapat melangkah ke seleksi wawancara.
“Evaluasinya akan kami lakukan secara komprehensif, dan hanya peserta dengan profil psikologis yang memenuhi standar yang akan kami undang pada tahap wawancara,” jelasnya.
Sesuai agenda pleno, tahap wawancara dijadwalkan pada 3 Desember 2025.
Lebih lanjut, Reza berharap proses ini dapat melahirkan anggota KPID yang tidak hanya cerdas dan berpengalaman, tetapi juga memiliki kematangan emosional serta integritas tinggi.
Menurutnya, dunia penyiaran Gorontalo membutuhkan figur yang mampu menjaga marwah lembaga sekaligus memahami dinamika media modern.
Pengumuman resmi hasil psikotes dijadwalkan pada 1 Desember 2025.
Nama-nama peserta yang dinyatakan layak melanjutkan ke tahap wawancara akan segera dipublikasikan melalui kanal informasi Sekretariat Tim Seleksi.
Dengan demikian, proses seleksi diharapkan berjalan transparan dan mampu menghasilkan komisioner KPID yang benar-benar kompeten.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang