Gorontalopost, GORONTALO - Guna memastikan pupuk bersubsidi benar-benar sampai kepada petani yang berhak.
Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan ke salah satu distributor pupuk di Kecamatan Limboto.
Baca Juga: PAN Gorontalo Fokus Solidkan Kader, Musda VI Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Struktur Partai
Peninjauan ini menjadi langkah penting bagi DPRD dalam menjaga kelancaran distribusi pupuk di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua DPRD Gorontalo, Ridwan Monoarfa, memberikan perhatian serius pada isu harga pupuk yang mengalami perubahan.
Ia menyebut bahwa stok pupuk lama yang masih tersisa harus mendapatkan kompensasi.
Dari produsen jika harga baru diberlakukan, agar kios tidak menanggung kerugian sepihak.
Ridwan menjelaskan bahwa kebijakan perubahan harga harus dibarengi perlindungan bagi distributor maupun kios.
“Kita tidak bisa membiarkan mereka rugi hanya karena ada penyesuaian harga. Produsen harus hadir memberikan solusi,” ujar Ridwan.
Selain memastikan kompensasi, Komisi II juga menekankan pentingnya penyaluran pupuk yang tepat sasaran sesuai kebutuhan petani.
Dengan mekanisme yang rapi, diharapkan keluhan terkait ketersediaan maupun harga pupuk bisa ditekan seminimal mungkin.
Kunjungan kerja ini menunjukkan keseriusan DPRD dalam memastikan kebijakan pupuk bersubsidi tidak merugikan pihak manapun.
Baik petani sebagai penerima manfaat maupun distributor yang menjalankan tugas penyaluran.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang