Gorontalopost, GORONTALO — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai pembangunan Masjid Raya Islamic Center
sebagai langkah strategis untuk memperkuat identitas Gorontalo yang selama ini dikenal sebagai Serambi Madinah.
Baca Juga: Adhan Dambea Luruskan Ucapan, Akui Keliru Soal Dugaan Laporan Tak Diproses
Pernyataan ini disampaikannya saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Islamic Center Gorontalo
yang berlokasi di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango.
Ia mengungkapkan bahwa hingga kini Gorontalo belum memiliki simbol fisik
yang benar-benar merepresentasikan julukan tersebut secara nyata di ruang publik.
Oleh karena itu, kehadiran Islamic Center diharapkan menjadi ikon peradaban Islam yang modern,
terbuka, dan mampu mencerminkan karakter religius masyarakat Gorontalo.
“Selama ini identitas Serambi Madinah lebih bersifat kultural. Dengan Islamic Center,
kita menghadirkan simbol nyata yang bisa dilihat dan dirasakan oleh semua,” ujar Gusnar.
Baca Juga: Dua Pria Berinisial AR Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Dendam Lama di Balik Pembacokan Pasar Sentral
Untuk mempercepat pembangunan, Gubernur membuka ruang partisipasi seluas-luasnya
bagi masyarakat melalui infaq dan donasi yang difasilitasi lewat kanal resmi.
Ia berharap semangat gotong royong antara pemerintah, tokoh agama, yayasan,
dan masyarakat dapat menjadikan Islamic Center bukan hanya pusat ibadah,
tetapi juga sentra pendidikan, ekonomi, dan kegiatan sosial di masa depan.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang