Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

WALHI: Danau Limboto Kritis, Ancaman Terbesar Justru Datang dari Wilayah Hulu

Priska Watung • Senin, 8 Juni 2026 | 18:26 WIB
Aksi peringatan hari lingkungan hidup sedunia/ANTARA/Faradila Alim.
Aksi peringatan hari lingkungan hidup sedunia/ANTARA/Faradila Alim.

 

GORONTALOPOST- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Gorontalo menyoroti kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Limboto yang dinilai berpengaruh besar terhadap keberlanjutan ekosistem Danau Limboto. Mengingat bahwa ancaman terhadap danau terbesar di Gorontalo itu kini semakin serius, terutama akibat berbagai aktivitas pemanfaatan lahan di wilayah hulu.

Direktur Eksekutif Daerah Walhi Gorontalo, Defri Sofyan, mengatakan kondisi Danau Limboto saat ini berada pada fase yang mengkhawatirkan. Menurutnya, kerusakan yang terjadi di kawasan hulu menjadi salah satu faktor utama yang dapat mempercepat penurunan kualitas lingkungan danau.

“Danau Limboto saat ini sedang berada dalam kondisi kritis dan ancaman terbesarnya datang dari wilayah hulu,” ujar Defri.

Ia menjelaskan, berbagai aktivitas pemanfaatan lahan di kawasan hulu perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi mengganggu fungsi daerah tangkapan air yang selama ini menopang keberlangsungan Danau Limboto.

Jika fungsi ekologis kawasan tersebut terus menurun, dampaknya dapat dirasakan langsung pada kualitas air, sedimentasi, hingga meningkatnya risiko bencana lingkungan.

Walhi menegaskan bahwa perlindungan kawasan hulu harus menjadi prioritas dalam upaya penyelamatan Danau Limboto. Pasalnya, keberlanjutan danau sangat bergantung pada kondisi ekosistem di wilayah DAS yang menjadi sumber utama pasokan air dan penyangga lingkungan.

 

Editor : Priska Watung
#Berita Gorontalo #Gorontalo #DANAU LIMBOTO #Provinsi Gorontalo #LIMBOTO