Mukab-Mukot KADIN Gorontalo Berpotensi Diulang, Kader Potensial Mulai Dibidik

Azis Manansang • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 22:46 WIB

 

Mantan Kepala Kesekretariatan KADIN Provinsi Gorontalo 2020-2025, Don Rudin.(F:istimewa)
Mantan Kepala Kesekretariatan KADIN Provinsi Gorontalo 2020-2025, Don Rudin.(F:istimewa)

Gorontalopost, GORONTALO — Dinamika suksesi KADIN Gorontalo semakin 
berkembang setelah pelaksanaan Mukab dan Mukot KADIN di sejumlah daerah pada  akhir pekan lalu menuai sorotan.

Isu yang berkembang kini tidak hanya menyangkut dugaan ketidaksesuaian prosedur dalam  pelaksanaan musyawarah. 

Wacana mengenai kemungkinan pengulangan Mukab dan Mukot mulai ikut menjadi  pembahasan di ruang publik.

Hal itu mencuat dalam diskusi “Ngopi Sore” yang diwadahi Suara Kampus di salah satu restoran di Kota Gorontalo, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: Tambang Rakyat Motomboto Terancam Polemik Baru, Satgas Minta Pemerintah Bergerak Sebelum PT GM Pro

Dalam forum tersebut terungkap bahwa sejumlah pihak tengah menyiapkan langkah  masing-masing. 

Pemegang KTA KADIN aktif seperti Ramdan Datau yang juga mantan WKU Kadin disebut  akan menempuh langkah somasi terkait pelaksanaan Mukot KADIN Kota Gorontalo.

Sementara itu, Abdullah Deno Djarai dari LP3G disebut berencana membentuk Tim 7  untuk menggugat hasil Mukab dan Mukot KADIN. 

Dari lingkungan mantan pengurus KADIN Provinsi Gorontalo, Djagar Ashari juga disebut  akan membentuk Tim Penyelamat KADIN Gorontalo.

Perkembangan tersebut membuat mantan pengurus KADIN periode 2020-2025 mulai  mempersiapkan berbagai kemungkinan, termasuk apabila Mukab dan Mukot akhirnya  harus dilaksanakan kembali.

Jika pengulangan terjadi, proses tersebut diharapkan berjalan berdasarkan tata aturan dan  petunjuk organisasi KADIN. 

Dengan demikian, kontestasi ketua KADIN di enam kabupaten/kota dapat diikuti kader  yang memenuhi persyaratan dan memiliki rekam jejak organisasi.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan Seksual di SPPG Boalemo Berujung Laporan Polisi, Eks Karyawan Ungkap Rangkaian Ke

Mantan Kepala Kesekretariatan KADIN Provinsi Gorontalo 2020-2025, Don Rudin, 
mengungkapkan bahwa sejumlah kader dari kabupaten/kota dinilai telah memiliki 
pengalaman dan kontribusi yang cukup untuk ikut dalam proses tersebut.

“Selama ini ada kader-kader yang tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga 
menunjukkan loyalitas dan kemampuan dalam ikut membesarkan KADIN Gorontalo,”  kata Don Rudin, Rabu malam.

Ia menjelaskan, KTA aktif menjadi salah satu persyaratan yang perlu dipenuhi. 

Namun, persyaratan administratif bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian karena  pengalaman, dedikasi dan kontribusi terhadap organisasi juga menjadi bagian dari rekam  jejak kader.

“Nama-nama yang sudah memenuhi persyaratan tentu bisa dipertimbangkan untuk maju.  Tetapi kader lain juga memiliki ruang yang sama sepanjang seluruh kriteria dan ketentuan  organisasi dapat dipenuhi,” ujarnya.

Don Rudin berharap dinamika yang terjadi tidak kembali berkembang menjadi konflik  berkepanjangan. 

Menurutnya, para mantan pengurus yang telah demisioner lebih menginginkan proses  regenerasi KADIN berjalan tertib dan tidak menimbulkan kegaduhan baru.

“Intinya, kami ingin proses keberlanjutan KADIN di Gorontalo berjalan sesuai mekanisme  organisasi. 

Apa pun keputusan berikutnya, jangan sampai kembali memunculkan persoalan seperti  yang terjadi dalam Mukab dan Mukot sebelumnya,” pungkasnya.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
Provinsi Gorontalo Musyawarah Wilayah Musprov KADIN GORONTALO KABUPATEN/KOTA