Gorontalopos.Id, GORONTALO - Meski sempat memanas adanhya insiden adu mulut. Namun aksi demo puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat, Pemuda, dan Mahasiswa Peduli Hukum Provinsi Gorontalo berlangsung aman di gerbang Polda Gorontalo, Jumat (14/07/2023).
Dari pantauan dan orasi yang disampaikan, aksi demo ini buntut dari kekecewaan terhadap kasus yang baru-baru ini terjadi di Polres Gorontalo Utara (Gorut).
Baca Juga: Seminar Nasional Hari Bhakti Adhyaksa Diapresiasi Penjagub Ismail
Namun tak lama kemudian, 5 orang perwakilan pendemo diajak ke dalam ruangan SPKT Polda Gorontalo oleh Kabag OPS Polres Gorontalo. Mereka diajak oleh pihak kepolisian, untuk menegosiasi terkait demo yang dilakukan saat ini.
Usai audiensi dengan pihak polda, Koordinator massa aksi Novaldi Gani, mengungkapkan ada tiga tuntutan yang disampaikan.
Salah satunya yakni dugaan penganiayaan oleh oknum anggota polisi di Polres Gorontalo Utara (Gorut).
Baca Juga: Kronologis Suami Tikam Selingkuhan Isterinya Hingga Tewas Di Dumoga Timur Bolmong
“Persoalan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pihak Gorontalo Utara (Gorut) yang sampai dengan hari ini korban terbaring sakit di Rumah Sakit Limboto,” ujar Novaldi Gani.
Diakuinya meskipun keluarga telah melaporkan ke Polda Gorontalo melalui Bidpropam dan SPKT, aksi itu dilakukan untuk mendorong dan mengawal kasus tersebut.
Baca Juga: Diikuti 81 Qari Qariah STQH Tingkat Provinsi Gorontalo Resmi Dibuka Penjagub Ismail Pakaya
“Ini yang kemudian juga kita dorong untuk sama-sama kita kawal sebagai bentuk pressure yang harus diberlakukan adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tuturnya.
Tuntutan selanjutnya yakni berita yang selama ini berseliweran tentang penetapan tersangka judi sabung ayam yang melibatkan anggota DPRD Provinsi Gorontalo, AR yang ditangani oleh Polres Gorut yang dinilai inprosedural.
Baca Juga: 2024 Gorontalo Ditargetkan Masuk Geopark Nasional
Selain itu yang menjadi tuntutan ketiga, perkara yang disampaikan adalah oknum kepolisian yang terjadi di Polsek Boliyohuto yang tidak bisa dibiarkan.
Karena ada oknum yang memanfaatkan momen untuk menakut-nakuti dengan pasal yang tidak berdasar.
Baca Juga: Mobil Dinas BPBD Bone Bolango Tercebur ke Danau Perintis Gorontalo
Sementara, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmon Harjendro saat dikonfirmasi adanya demo dan insiden adu mulut .
Menurutnya untuk audiensi sudah dilaksanakan, langsung di terima oleh Dirkrimsus.
“Untuk tuntutan aksi juga sudah diberikan penjelasan kepada perwakilan aksi dan sudah puas dengan jawaban dari Polda,” kata Kabid Humas. (Yola/hms-pol)
Editor : Azis Manansang