Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Job Fair Gorontalo Ditutup, 3.047 Pencaker Berebut 1.021 Loker

Azis Manansang • Rabu, 9 Agustus 2023 | 22:04 WIB

 

Suasana pelaksanaan job Fair Gorontalo yang berlangsung di Indoor Universitas Negeri Gorontalo (UNG).(Dok Kadin)
Suasana pelaksanaan job Fair Gorontalo yang berlangsung di Indoor Universitas Negeri Gorontalo (UNG).(Dok Kadin)


Gorontalopost.Id, GORONTALO – 3047 Pencari Kerja (Ppencaker) berebut 1.021 lowongan kerja (Loker) dalam job fair Gorontalo yang berlangsung  di Indoor Universitas Negeri Gorontalo (UNG). selama dua (8-9/08/2023).

Pekan Job Fair Gorontalo tahun 2023 yang ditutup oleh Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, diikuti 30 perusahaan dengan 1.021 lowongan kerja.

Baca Juga: KPK RI Sebut Capaian MCP Provinsi, Dibawah Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo

Data Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Pemprov Gorontalo menyebut ada 3047 orang yang mengurus kartu pencari kerja selama Job Fair.

Jika diakumulasi hingga periode Juli 2023 tercatat ada 16.809 total pencaker di Gorontalo.

Baca Juga: DPRD Apresiasi Kinerja Pemprov Gorontalo Tekan Inflasi Hingga Raih Penghargaan Mendagri

“Terima kasih saya kepada Kemenaker RI dan semua pihak yang telah melaksanakan kegiatan ini. Jika 3.047 pencari kerja ini diterima maka akan mengurangi pengangguran di Gorontalo.

Angka pengangguran kita per Februari 2023 hanya 3,08 persen,” kata Ismail Pakaya.

Dijelaskan Staf Ahli Menaker RI Bidang Sosial, Politik dan Kebijakan Publik itu, ia ingin mengumpulkan semua perusahaan menengah dan besar di Gorontalo.

Baca Juga: Diadukan Nelson ke Polda, Ifana Tak Gentar Fokus Laporan ke Mendagri

Ismail ingin antara kebutuhan perusahaan sinkron dengan ketersediaan pencari kerja.

Penutupan Job Fair Gorontalo oleh Penjagub Ismail Pakaya.(dok)
Penutupan Job Fair Gorontalo oleh Penjagub Ismail Pakaya.(dok)

“Berapa jabatan yang dibutuhkan, lowongan jabatan apa saja. Saya sudah mau tiga bulan menjabat belum ketemu juga.

Saya ingin tahu perusahaan di Gorontalo butuhnya apa karena saya tanya di dinas sudah punya perencanaan tenaga kerja tapi belum up-to-date,” bebernya.

Baca Juga: APBD-P 2023 Alami Kenaikan, DPRD Provinsi Terima, Namun dengan Catatan

Ismail mengingatkan bahwa job fair seperti ini hanyalah sarana untuk mencari kerja. Lebih daripada itu, pencari kerja dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi diri agar semakin besar kesempatan terterima.

Pelatihan, kursus dan sertifikasi profesi dapat meningkatkan kemampuan diri sebelum diterima di dunia kerja.

Baca Juga: Sikapi Fenomena Bunuh Diri, Pemprov – Pemkot Gorontalo Gelar Doa Bersama

Kegiatan yang seyogianya dihadiri Menaker RI Siti Fauziyah itu diwakili oleh Kepala Pusat Pengembangan SDM Ketenagakerjaan Helmiaty Basri.

Hadir juga unsur Forkopimda, Rektor UNG Eduart Wolok selaku tuan rumah serta kepala dinas Nakertrans Kabupaten/Kota.(Mg-02/kmfo).

 

Editor : Azis Manansang
#menaker ri #Job Fair 2023 #PEMPROV GORONTALO