Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Demo Tolak Tambang PT GM Ricuh Lagi, Dua Warga dan 7 Polisi Luka

Azis Manansang • Jumat, 11 Agustus 2023 | 00:56 WIB

Demo kedua  tolak tambang di Bone Bolango kembali ricuh, bahkan sejumlah warga dan aparat kepolisian mengalami luka-luka,(hms-pol)
Demo kedua tolak tambang di Bone Bolango kembali ricuh, bahkan sejumlah warga dan aparat kepolisian mengalami luka-luka,(hms-pol)

 

Gorontalpost.Id, GORONTALO - Demo kedua tolak tambang di Bone Bolango kembali ricuh, bahkan sejumlah warga dan aparat kepolisian mengalami luka-luka, kemarin (07/8/2023).


Aksi yang dilakukan Forum Masyarakat Peduli Tambang Bone Pesisir Dan Persatuan Aksi Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone Bolango – Gorontalo.(FMPTB/PAPMIB-G).

Baca Juga: Karman Ruchban Resmi Gantikan Syamsu Botutihe di DPRD Bone Bolango

Awalnya berjalan aman dan tertib.Secara bergantian para orator aksi menyampaikan aspirasinya di depan pintu gerbang PT Gorontalo Mineral.

Namun dipicu karena pihak PT Gorontalo mineral tidak kunjung menemui para massa aksi.

Suasana mulai memanas, massa aksi berusaha masuk ke dalam.

Baca Juga: Gorontalo Utara Miliki Potensi Investasi Besar, PLTU dan Pelabuhan Anggrek Menjadi Primodana

Sementara aparat kepolisian yang sejak awal melakukan pengaman di bagian depan kantor PT Gorontalo Mineral menghalau para demonstran agar tidak semakin anarkis dan tidak masuk ke dalam kantor tersebut.

Aksi saling dorong dan lemparan batu pun tidak terindahkan, aksi massa berhasil mendorong pintu pagar hingga roboh suasana makin ricuh.

Demi meredam situasi para petugas keamanan mengambil langkah dengan melepaskan gas air mata.Akibat aksi tersebut sejumlah aparat kepolisian mengalami luka disebabkan lemparan batu.

Baca Juga: Basppeda Boalemo Ungkap Pengembangan Perumahan Terkendala Perda Kumuh

Dalam situasi tersebut Kapolres Bone Bolango Akbp Muhammad Alli.SIK yang saat itu berada di tengah tengah masa aksi.

Terus menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan hal hal anarkis dalam menyuarakan tuntutannya.

"Ada dua orang warga terluka di bagian kepala," ungkap Koordinator Lapangan Ramlan Daaliuwa.

Baca Juga: Hadiri Sosialisasi Program JKN Bupati Pohuwato Ucapkan Terima Kasih Kepada Wakil Ketua DPR RI

Ramlan menegaskan mereka menuntut agar perusahaan menghentikan aktivitasnya. Kehadiran perusahaan itu dianggap merugikan warga.

"Tuntunan kita jelas tujuan kami, (perusahaan) harus angkat kaki di sini daerah kami," katanya.

Hingga saat ini, massa aksi masih berada di sekitar lokasi. Aparat kepolisian juga masih berjaga untuk mencegah keributan kembali terjadi.

Baca Juga: Diminati Wisatawan Manca Negara Desa Dunu Gorut Kembangkan Wisata Adopsi Tukik

Sebelumnya, warga juga melakukan aksi unjuk rasa menolak kehadiran PT Gorontalo Mineral di Bone Bolango, Kamis (03/08/2023). Demonstrasi saat itu juga berakhir ricuh.

"Tutup, tutup perusahaan PT Gorontalo Mineral. Mereka mengakibatkan kerusakan hutan dan pencemaran air di Kecamatan Bone Raya," ujar Koordinator Aksi Lion Lahidjun dikutif dari sejumlah sumber.(Anthox/Hms-pol)

Editor : Azis Manansang
#Demo Tolak Tambang Emas #Bone Bolango #POLDA GORONTALO