Gorontalopost.id, GORONTALO – Desakan yang dilontarkan tokoh masyarakat Batudaa Cs, Ibrahim Daud Engahu (IDE) yang meminta Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Gorontalo Hendra Hemeto untuk mundur dari jabatannya.
Karena menduga memback up Ifana Abdulrahman dkk untuk menggulingkan kepemimpinan Nelson Pomalingo dari jabatan Bupati Gorontalo.
Baca Juga: Demo di Kemendagri, AMMPD Tuntut Nelson Dicopot, Kemendagri Penanganan Kasus NP Masuk Prioritas
Pernyataan tersebut mendapatkan tanggapan dan serangan balik Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Gorontalo Hendra S. Hemeto.
"Terkait pernyataan si IDE, itu dungu. Itu hanya menggambarkan kebodohan intelektualnya sendiri," ujar Wabup Hendra dilansir sejumlah media ndaring,kemarin (30/08/2023).
Tak hanya itu, Hendra juga menyebut, IDE tolol. "Ya IDE itu dungu dan tolol. Padahal sebenarnya saya tidak ingin masuk pada persoalan Nelson Pomalingo dan Ifana Abdulrahman," katanya.
"Biarkanlah ini sementara berproses di Kemendagri dan di daerah dalam hal ini lembaga adat,” sambung Hendra.
Lebih lanjut, Wabup Gorontalo itu meminta, sekiranya sebelum memberikan statement ke media, itu dipikirkan dahulu.
"Harusnya IDE berpikir terlebih dahulu, jangan sembarangan. Kalau orang Gorontalo bilang, bolo mohuwabulo boyito ti pairoge boyito,” pintanya.
Baca Juga: Kwartal II 2023 Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo Terendah se Sulawesi
Adapun sebelumnya tokoh masyarakat Kabupaten Gorontalo, Ibrahim Engahu menduga, jika ada ‘gerakan tambahan’ yang dilakukan oleh pihak tertentu.
Untuk mempersoalkan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo ke Kemendagri masih ada hubungannya dengan chatingan yang beredar di pemberitaan media online.
“Wabup menyatakan (dalam chatingan itu) ada backingan untuk Ifana mempersoalkan ini ke Kemendagri.
Saya berharap lembaga adat untuk mendatangi wakil bupati untuk meminta pertanggungjawaban apakah ini benar atau tidak,” ujar Ibrahim, kemarin(28/8/2023).
Baca Juga: PKB Gorontalo Bungkam Tanggapi, Kasus Korupsi Seret Reyna Usman
“Jika ini diduga benar, sebagai masyarakat saya menyarankan wakil bupati mundur saja secara suka rela! Apa artinya bersama sama kemudian menusuk dari belakang,” pinta pria yang akrab dengan sebutan Beno itu.
Ibrahim menambahkan, jika masih ada gerakan yang mempressure hal ini ke Kemendagri. Sebagai masyarakat dirinya menduga masih ada kaitannya dengan backingan yang kemarin antara Wakil Bupati Gorontalo dan Ifana Abdulrahman.
Baca Juga: Kejati Gorontalo Tahan Eks Direktur PDAM Tirta Bulango Dugaan Korupsi 24 Miliar
“Penyampaian saya ini tidak ada unsur suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, prinsipnya saya tidak dengan siapa siapa,” tandas Ibrahim.(Tty/Mg-02).
Editor : Azis Manansang