Gorontalopost.Id, GORONTALO – Massa aksi kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Aktivis Mahasiswa dan Masyarakat Gorontalo. Demo dii Polresta Gorontalo Kota, belum lama ini.
Baca Juga: DPRD Kota Gorontalo Sorot Kinerja Pemkot Gorontalo, Sorot PAD Tak Maksimal
Puluhan massa itu mempertanyakan integritas polisi dalam menangani kasus jaminan fidusia Mandiri Tunas Finance Kota Gorontalo.
Korlap massa aksi, Taufik Buhungo mengatakan, kedatangan mereka untuk meminta aparat kepolisian bersikap adil terhadap kasus itu.
"Kami datang ini adalah sebuah dukungan ke polresta karena marwah kepolisian itu kita harus jaga sama-sama," ujar Taufik di sela-sela demonstrasi.
Baca Juga: Debit Air Turun 1000 Liter Perdetik, Komisi Irigasi Gorontalo Gelar Sidang Atur Jadwal Pemakaian Air
Mereka ingin memastikan tidak ada oknum yang dilindungi dari kasus jaminan fidusia.
"Maka kami sampaikan ke kasatreskrim, jangan sampai ada oknum yang menyebut bahwa mereka dilindungi oleh aparat kepolisian, ketika oknum itu melakukan tindakan ilegal," jelas Taufik.
Kurang lebih satu jam massa demonstrasi di Makopolresta Gorontalo Kota.
Baca Juga: Pemkab Gorontalo Black List 14 Kontraktor, Proyek PEN Kembali Dilanjutkan
Pada kesempatan itu, Kasatreskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Leonardo Widharta mengatakan. Pihaknya akan menegakkan keadilan terhadap kasus-kasus yang terjadi wilayah Kota Gorontalo.
Kata Leonardo, jika ada masyarakat yang terjadi permasalahan, khususnya masalah fidusia dan butuh dukungan dari kepolisian, pihaknya akan membantu masyarakat tersebut sesuai aturan-aturan berlaku.
"Mari sama-sama kita tangkap. Saya tidak serta merta untuk mengungkap kasus-kasus di kota, 24 jam saya standby dengan anggota saya," ujar Leonardo kepada massa aksi.
Baca Juga: Bupati Hamim Ingatkan Perencanaan di Bone Bolango Harus Berpihak ke Rakyat
Bagi Leonardo, polisi akan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
"Mau dia kawan mau dia siapa, kalau salah tetap kita proses," ungkapnya.(Mg-03/Hms-pol).
Editor : Azis Manansang