Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Momen Ulang Tahun, Warga Hingga Tokoh Agama Berikan Apresiasi Kepemimpinan Ismail Pakaya

Azis Manansang • Selasa, 16 Januari 2024 | 04:30 WIB

 

Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya ngopi bareng warga di Warkop Ano (F:Istimewa)
Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya ngopi bareng warga di Warkop Ano (F:Istimewa)

Gorontalopost.id,  GORONTALO- Berbeda dengan pejabat lainnya, Penjabat Gubernur Gorontalo Ir.Ismail Pakaya,Msi memilih ngopi bareng warga disaat momen Hari Ulang Tahunnya yang genap berusia 56 tahun, Sabtu (13/01/2024).

Kehadiran orang nomor satu di Provinsi Gorontalo ini sempat membuat kaget pengunjung Warung Kopi (Warkop) Ano yang terletak di bilangan kawasan Pusat Pertokoan Murni, Kota Gorontalo.

Karena suami Fima Agustina ini datang mendadak, dan juga tanpa protokoler.

Baca Juga: Merlan Uloli Pecahkan Mitos Jadi Bupati Perempuan Pertama di Gorontalo

Kemudian membuat komunitas terkesan, penampilannya yang sangat sederhana, hanya memakai baju kaus oblong warna navy gelap (dongker) dipadu celana panjang kain hitam, dan sandal kulit puyuh hitam model jepit.

Saat memasuki Warkop tersebut, Penjagub Ismail Pakaya langsung menyapa dan menyalami satu per satu pengunjung.

Beberapa di antaranya terdengar melontarkan ucapan selamat ulang tahun dan doa panjang umur kepada sosok birokrat dari Kementerian Ketenagakerjaan yang dilantik sebagai Pj Gubernur Gorontalo pada 12 Mei 2023 itu.

Baca Juga: Kantongi Restu DPP Golkar Mantan Wagub Tonny Uloli Serius Maju di Pilgub Gorontalo

Setelah itu, Ismail Pakaya pun memilih posisi menghadap ke jalan raya duduk di bangku memanjang berderet dan berbaur berhadap-hadapan dengan sejumlah pengunjung lainnya.

Sambil menikmati Kopsus (kopi susu) yang telah tersaji di atas meja yang juga berukuran panjang, Ismail Pakaya pun langsung terlibat pembicaraan dan juga diskusi ringan dengan sejumlah pengunjung yang berasal dari berbagai latar-belakang.

Ada tokoh agama, akademisi, pengusaha, advokat, ASN, politisi, jurnalis, LSM dan berbagai profesi lainnya. Sehingga tali silaturahmi pun benar-benar terasa terjalin dengan penuh keakraban.

Baca Juga: 1800 Liter Miras dari Sulut Berhasil Diamankan Polres Bone Bolango di Perbatasan

Suasana silaturahmi yang diwarnai canda dan tawa, serta cerita-cerita nostalgia itu berlangsung hampir 2 jam di Warkop tersebut.

Penjagub Ismail Pakaya banyak mengungkap kenangan bersama tokoh-tokoh ternama di masa lalu, terutama saat dirinya masih bertugas di daerah ini.

Mulai saat dirinya masih menjabat sebagai Plt Kepala Sub Dinas Bina Usaha Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gorontalo, hingga menjabat Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Kabupaten Pohuwato, pada 2012.

Sekitar 20 menit jelang azan Zuhur, Penjagub Ismail Pakaya pun mengakhiri kunjungan silaturahmi dengan menitip satu pesan dan harapan kepada semua pihak.

Yakni hendaknya stabilitas keamanan serta rasa persaudaraan dapat tetap terjaga dan kondusif, demi menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 di daerah ini.

Baca Juga: Bawaslu Kabgor Periksa Camat Telaga Jaya dan Dua Caleg Dugaan Kasus Pemilu Kades Bunggalo

Namun sebelum beranjak, Pj Gubernur Ismail Pakaya menerima ajakan dari para pengunjung dan komunitias Warkop untuk dapat foto bersama.

Dan berfoto bareng tersebut seolah menjadi kesepakatan moral untuk senantiasa kompak, dan menjauhi segala bentuk perpecahan dengan saling menghargai perbedaan satu sama lain.

Anton Biludi, seorang pengunjung Warkop yang juga sekaligus mantan bawahan Ismail Pakaya, menyatakan bahwa Ismail Pakaya memang adalah sosok yang senang ngobrol dengan lapisan bawah.

“Beliau (Ismail Pakaya) memang dari dulu orangnya merakyat, dan selalu ingin bersentuhan langsung dengan semua kalangan. Beliau sangat senang berdiskusi dan bertukar pikiran dengan siapa saja,” ungkapnya sesaat Ismail Pakaya meninggalkan Warkop tersebut.

Baca Juga: PN Gorontalo Klaim Eksekusi 36 Gazebo di Pantai Wisata Botutonuo Sesuai Prosedur

Sementara itu, Haji Ano selaku owner Warkop tersebut juga menyatakan apresiasi dan rasa salutnya. “Pemimpin seperti pak Penjagub Ismail Pakaya itu patut menjadi contoh.

Di hari ulang tahunnya, beliau masih menyempatkan waktu untuk sengaja datang bersilaturahmi di tengah-tengah masyarakat ngopi santai bersama,” tutur Haji Ano tersenyum sambil mengacungkan jempol, seperti dikutif dari media daring.

Bersamaan momen Ulang Tahun, berbagai tanggapan kesan datang dari sejumlah kalangan masyarakat hingga tokoh agama, atas kepemimpinan Penjagub Ismail Pakaya.

I Made Ysa, Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHDI) Cabang Gorontalo menyoroti dedikasi luar biasa dilakukan Ismail Pakaya dalam pelestarian budaya.

Baca Juga: Progresif Gorontalo Gencar Aksi Pasar Murah, Bone Bolango Sasaran Kunjungan Keempat Kalinya

"Adalah suatu kebijaksanaan yang patut diacungi jempol ketika Pemerintah Provinsi Gorontalo mampu menciptakan lingkungan yang mendukung keselarasan antara keberagaman budaya dengan semangat toleransi,"ungkapnya.

Tidak hanya itu Kata I Made Yasa, tindakan nyata dalam melestarikan warisan budaya lokal juga menjadi cerminan kepedulian terhadap akar sejarah dan identitas masyarakat.

“Ini adalah upaya berharga yang mendukung pemeliharaan tradisi dan kearifan lokal sebagai bagian integral dari kekayaan budaya yang perlu dilestarikan untuk generasi
mendatang,” ungkap I Made Yasa.

Apresiasi kedamaian dan keharmonisan, ikut disampaikan tokoh agama Hindu, Dr. I Wayan Sudana, S.Sn, M.Sn atas kerja sama yang erat dalam menjaga keragaman, stabilitas daerah, dan keharmonisan umat beragama.

Baca Juga: The Palace Jeweler Gerai Perhiasan Emas dan Berlian, Hadir di Citimall Gorontalo

"Saya ingin menyampaikan apresiasi tulus kepada masyarakat serta Pj Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya,"ungkapnya.

Menurut I Wayan Sudana, sungguh luar biasa melihat bagaimana setiap langkah diambil dengan penuh kebijaksanaan, sesuai dengan jargon adat bersendikan sara sara dan senantiasa bersandar pada nilai-nilai kitabullah.

“Tindakan ini tidak hanya mencerminkan kebijakan yang bijaksana, tetapi juga menciptakan landasan kokoh untuk memelihara toleransi di tengah masyarakat yang beragam,” ucapnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Gorontalo, Ikshan Arsyil dalam menghadapi pesta demokrasi.

"Dalam gemuruh persiapan pemilu 2024, PJ Gubernur dengan brilian memainkan peran penting dalam menjaga netralitas ASN,"ungkap Arsyil.

Terakhir apresiasi dari tokoh agama Drs. Kiyai Haji Abdul Rasyid Kamaru, yang menilai keberhasilan Pemerintah Provinsi Gorontalo yang dipimpin oleh Pejabat Gubernur Ismail Pakaya.

Baca Juga: Belasan Siswa SMK Terjaring Razia Satpol PP Bone Bolango

Dalam menjaga keamanan dan kerukunan umat beragama adalah buah dari sinergi harmonis antara Forkopimda, tokoh agama, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Dalam semangat gotong royong yang diilhami oleh ajaran agama, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah berhasil menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Keberhasilan ini melibatkan semua pihak, termasuk Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat yang turut serta menjaga kerukunan antarumat beragama,”tuturnya.

Kamaru berharap, semoga keberhasilan ini menjadi contoh bagi daerah lain, dan Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan keberkahan pada perjalanan Gorontalo menuju
kehidupan yang lebih baik.

Tak hanya itu, dalam kehidupan beragama di Gorontalo, upaya pemerintah provinsi dibawah kepemimpinan Penjabat Gubernur Ismail Pakaya.

Terus mengukuhkan pijakan keamanan dan kerukunan umat beragama jelang pemilihan umum serentak presiden wakilpresiden, dan pemilihan legislatif 2024.

“Semangat untuk mencapai pemilu yang aman dan damai menjadi titik fokus tanpa terjerat dalam politik identitas yang dapat merusak kedamaian,” terangnya.

Baca Juga: Polri Buka Pendaftaran Penerimaan Anggota SIPSS, Perhatikan Syaratnya

Kyai Haji Abduk Rasyid Kamaru menerangkan, saat menyambut pemilu, pemerintah tidak hanya melibatkan umat beragama dalam dialog.

Namun juga memastikan keberlanjutan program-program sosial yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

"Ini bertujuan untuk meminimalkan kesenjangan sosial dan memperkuat ikatan persatuan di tengah perbedaan keyakinan,"ujarnya.

Menurutnya, dalam setiap komunikasi, pemerintah mendorong narasi keadilan, persamaan, dan cinta tanah air, sebagai pijakan untuk mengelola perbedaan pendapat yang mungkin timbul.

Dengan demikian, suasana damai dan harmonis menjadi cerminan dari keberhasilan upaya bersama dalam merayakan demokrasi tanpa terperangkap dalam perang identitas yang tidak produktif.

“Melalui pendekatan ini, Gorontalo membuktikan bahwa pemilu serentak bisa menjadi momentum memperkuat persatuan, bukan memecah belah.

Semangat kebersamaan melebur dalam setiap langkah menuju pemilu yang aman dan damai, menunjukkan bahwa harmoni agama dan demokrasi dapat tumbuh bersama tanpa harus kehilangan esensi nilai-nilai keagamaan,”tutupnya.(Mg-02/*)

 

Editor : Azis Manansang
#Gorontalo #apresiasi #tokoh agama #ulang tahun #Ismail Pakaya #penjabat gubernur #kepemimpinan