Gorontalopost, GORONTALO - Kinerja Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo pada sisi pendapatan negara mencapai Rp199,4 Miliar.
"Atau terealisasi 24,59% dari target, dan capaian ini naik 53,37% (yoy),"ungkap Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo Adnan Wimbyarto .
Dalam press conference secara luring yang akan dilaksanakan Aula Mohuyula, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, kemarin (27/0/2024).
Baca Juga: Nasdem Jagokan Ketua Garda Rama Datau Calon Gubernur Gorontalo
Adapun rinciannya menurut Adnan Wimbyarto rincian penerimaan perpajakan sebesar Rp 117,4 Miliar dan PNBP sebesar Rp 81,9 Miliar.
Sementara itu dari sisi belanja, telah terealisasi Rp1.708,3 Miliar atau 13,31% dari pagu.Capaian realisasi ini naik 38,89% (yoy).
Total belanja tersebut terdiri atas realisasi belanja KL sebesar Rp 670,38 Miliar dan TKD sebesar Rp 1.037,9.
Baca Juga: Boalemo Daerah Pertama di Provinsi Gorontalo Cairkan THR, Pemkab Alokasikan Anggaran Rp. 17 M
"Berdasarkan pendapatan dan belanja tersebut maka diperoleh defisit APBN di Gorontalo sebesar (Rp 1.508,96 Miliar),"ungkapnya.
Selain mengungkapkan kinerja APBN lingkup Gorontalo, sebelumnya Adnan Wimbyarto menjelaskan kinerja APBN Indonesia hingga 29 Februari 2024.
Baca Juga: Team Rajawali Polresta Gorontalo Kota Ringkus Pelaku Pemerkosaan Mahasiswi di Hotel
Dimana menurutnya pendapatan Negara mencapai Rp393,1 T (14,03% dari target APBN 2024).
Dan Belanja Negara mencapai Rp374,32 T (11,26% dari target awal APBN 2024).
"Realisasi APBN sampai dengan 29 Februari 2024 mencatatkan adanya surplus sebesar Rp18,79 T dengan keseimbangan primer sebesar Rp 87,76 T," (zis).
Editor : Azis Manansang